Menhub Gratiskan Uji Kir Angkutan Online dan Konvensional

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Menteri Perhubungan, Budi Karya bersama Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan meninjau pelaksanaan Uji Kir di Unit Pelayanan Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor, Kota Surabaya, Kamis (8/3).

Kunjungan ini bagian dari respon pemerintah terkait keluhan driver online atas mahalnya tarif Uji Kir. Merepson keluhan driver online tersebut akhirnya pemerintah membuat kebijakan per bulan Maret Uji Kir gratis bagi angkutan online dan konvensional.

“Kami gratiskan Uji Kir untuk angkutan online dan konvesional selama satu bulan, mulai per bulan Maret sampai akhir Maret 2018,” terang Menhub disela kunjungannya ke UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor, Surabaya, Kamis (8/3).

Kebijakan Uji Kir ini, kata Budi, diberlakukan di seluruh Indonesia, namun kuotanya di setiap Provinsi ada batasannya.

“Jumlah angkutan di Indonesia belum tahu pasti, namun setiap provinsi sudah ada batas kuota untuk melakukan Uji Kir Gratis. Sementara Jatim batas kuota angkutan yang Uji Kir Gratis yakni 4445 itu selama sebulan,” ungkap Budi.

Budi menegaskan bahwa jika selama satu bulan tidak ada yang melakukan Uji Kir meski di gratiskan, maka taksi online akan ditindak.

“Selama Uji Kir gratis namun masih saja belum melakukan ketentuan syarat angkutan tersebut, akan kami tindak. Dengan ini kami himbau para driver dan aplikator taat asas, karena ada aturan,” pungkasnya. (Devan/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Soal Publikasi Reuni 212: Kebebasan Pers di Era Media Sosial

Reuni 212 jelas peristiwa besar, jika dilihat banyaknya massa yang berkumpul. Ia juga jelas peristiwa besar jika dilihat dari tertib dan disiplin massa itu. Namun jelas pula Reuni 212 bukan peristiwa netral.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.