Kereta Tanpa Masinis Diuji Coba di China


SHANGHAI, SERUJI.CO.ID –┬áKereta tanpa masinis akan diuji coba pada akhir Maret ini di Shanghai sebelum resmi dioperasikan sebagai salah satu angkutan umum di kota terbesar di China ini.

Shanghai Shentong Metro Group (SSMG) menamai kereta yang melaju di rel tunggal tersebut dengan “Automated People Mover” (APM).

“Jalur kereta otomatis ini memiliki delapan stasiun. Kereta ini juga terhubung ke Line 8 (kereta bawah tanah yang sudah lama beroperasi di Shanghai),” demikian pihak SSMG, Ahad (25/3).

Kereta yang melintas di rel sepanjang 6,7 kilometer tersebut akan menghubungkan Huizhen Road dan Stasiun Shendu Highway.

Menurut SSMG, dibandingkan dengan kereta bawah tanah dan kereta sejenis lainnya, konsumsi bahan bakar APM jauh lebih efisien karena bodinya lebih ringan dan dikendalikan oleh sistem energi pintar.

SSMG akan memasarkan APM ke seluruh dunia dan produk alat transportasi itu sudah diperkenalkan dalam pameran di Beijing dan Guangzhou.

Saat ini Shanghai memiliki jaringan rel metro yang mayoritas berada di bawah tanah sepanjang 666 kilometer.

“Hal itu menjadikan jaringan rel metro Shanghai terpanjang di dunia,” tulis Global Times. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

close