Inilah 17 Tips Merawat Penderita Stroke Berdasarkan Pengalaman Pribadi

Oleh: Dyah Sujiati, Owner D-Jewelry. So, Lifelong Learner.

SERUJI.CO.ID – Tepat satu tahun yang lalu, ibu saya mendapat serangan stroke yang membuat beliau lumpuh total separuh tubuh bagian kanannya. Selain tidak dapat menggerakkan anggota badannya, Ibu juga menjadi kesulitan bicara seperti penderita stroke pada umumnya.

Dalam waktu kurang dari dua bulan, Alhamdulillah, Ibu sudah bisa saya tinggal pergi lama dalam keadaan yang sudah mandiri. Yang paling utama adalah sudah bisa pergi ke kamar mandi sendiri tanpa didampingi.

Dalam waktu satu tahun pascaserangan tersebut, beliau kini sudah bisa mandiri, bahkan bisa memasak walau dalam keterbatasan.

Usia Ibu saat mengalami serangan stroke saat itu sekitar 64 tahun.

Berikut beberapa hal yang saya lakukan dalam merawat Ibu yang terserang stroke:

  1. Optimisme. Saat serangan awal stroke, selain menyakitkan secara fisik, penyakit tersebut juga sangat menyiksa pasien secara mental. Maka besarkanlah hati penderita, sampaikan optimisme bahwa seiring berjalannya waktu, pasien akan kembali normal. Terus sampaikan hal tersebut. Beri contoh atau ceritakan orang-orang yang pernah kena stroke yang bisa kembali normal. Akan lebih baik lagi kalau memberi contoh tetangga atau orang yang penderita kenal.
  2. Biarkan menangis. Jangan melarangnya menangis dengan alasan apapun. Kita mungkin melarang penderita bersedih sehingga melarangnya menangis. Namun, bagi penderita stroke, menangis akan membuatnya lega. Maka biarkanlah ia menangis sesuka hatinya.
  3. Selalu Penuhi Keinginan Penderita. Karena penderita stroke umumnya kesulitan komunikasi, maka apapun permintaannya atau apa yang penderita katakan, segera berangkat dan penuhi. Tidak peduli itu bukan yang penderita maksud, segera berangkat saja. Apabila salah, tertawa saja sambil menggodanya sampai mengerti apa yang dimau.
  4. Temukan Cara Komunikasi Alternatif. Berikutnya temukan cara komunikasi yang efektif dengan pasien. Misalnya dengan menggunakan bahasa isyarat atau apapun.
  5. Jangan terlambat memenuhi apa yang diminta, karena itu bisa membuatnya emosi bahkan menyalahkan dirinya sendiri.
  6. Berikan suasana yang paling nyaman, seperti kebersihan tempat tidur dan pakaian yang digunakan. Rajin-rajin membersihkan badannya dan menyikat giginya.
  7. Besarkanlah hatinya. Ingatkan tentang hal-hal baik yang sudah penderita perbuat. Ingatkan pada kenangan-kenangan yang akan membuatnya gembira.
  8. Pujilah sesering mungkin. Ingatkan prestasi-prestasinya, misalnya masakannya yang enak atau sudah berhasil membesarkan anak-anaknya atau telah memajukan lingkungan tempat tinggalnya, dan lain-lain.
  9. Latihlah gerakan-gerakan sederhana sedikit demi sedikit. Dan minta menggerakkan dirinya sendiri sesuai kelenturan yang dirasa. Artinya jangan memaksanya melakukan gerakan yang menyakiti dirinya sendiri.
  10. Berilah makanan yang sehat tanpa vetsin dan sering-seringlah menyuapi makanan yang direkomendasikan oleh dokter.
  11. Ajak terus berbicara dan pancing untuk bercerita. Dengarkan apapun yang dikatakan. Pancing untuk menceritakan apa saja terutama hal yang selama ini dipendam dalam hatinya.
  12. Jalan ke Luar Rumah. Setelah pasien mulai bisa berjalan kembali atau dengan menggunakan kursi roda, ajaklah jalan-jalan di pagi hari.
  13. Mandi Sebelum Subuh. Setelah pasien sudah mulai bisa mandi setiap hari, mandinkanlah sebelum Subuh sehingga pasien bisa shalat Subuh tepat waktu.
  14. Penuhi Apapun Permintaan. Apapun yang pasien minta selama tidak melanggar aturan atau membahayakan nyawa, turuti saja selama kita mampu, meskipun terkadang permintaan tersebut aneh dan tidak masuk akal.
  15. Jangan pernah membantah apalagi membentak.
  16. Menunjukkan wajah yang ceria dan bahagia di depan penderita stroke. Dan menunjukkan bahwa kita justru bahagia bisa bersama dengannya.
  17. Sabar dan menikmati merawat penderita stroke.
BACA JUGA:  'Epidemi Global Kebutaan' Akibat Berjam-Jam Menatap Layar Digital

Demikian tips yang dapat penulis bagi, semoga dapat membentu mempercepat proses penyembuhan orang terkasih anda yang saat ini menderita stroke. Aamin

disclaimer:
Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi.

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

ARTIKEL TERBARU

Loading...

“Duit Ostrali”

Prabowo Subianto, “What Is To Be Done”: Catatan atas Pidato Prabowo

Pidato Prabowo Subianto menggelegar di bumi nusantara kemarin malam. Jutaan atau puluhan juta menyaksikan pidato visi-misi tersebut. Dari sisi pidato, Prabowo luar biasa, mampu sebagai "singa podium", yang menjelaskan pikiran-pikirannya seolah berinteraksi dengan suasana audiens dan seolah tanpa teks.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi