Kemenkominfo Bangun Sistem Label Medsos Negatif

1
61
rudiantara, menkominfo
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID –┬áKementerian Komunikasi dan Informatika saat ini tengah membangun sistem koloring untuk melabeli blog dan situs atau media sosial yang berisi informasi dan gambar negatif.

Lewat sistem tersebut, nantinya bisa melakukan pelacakan media sosial (medsos) yang memuat konten negatif dan melabelinya sebagai situs dan blog yang dilarang, kata Menteri Kominfo Rudiantara, seusai menghadiri acara Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK), di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (22/11) malam.

Menurut dia, selama ini masyarakat bebas menyebarkan informasi, buah pikiran, gambar/foto, dan hasil karya lainnya melalui media sosial.

Kebebasan itu, menurutnya, sekarang ini dinilai banyak pihak telah kebablasan dan mengarah kepada tindakan negatif sehingga perlu dilakukan tindakan penertiban untuk melindungi kepentingan masyarakat yang lebih luas.

“Sekarang ini media sosial semakin garang menyebarluaskan berbagai informasi dan gambar negatif, kondisi ini perlu diimbangi dengan tindakan yang bisa menghentikan hal-hal negatif itu,” ujarnya.

Dia menjelaskan, untuk menyaring informasi yang beredar di media sosial, pihaknya berupaya menertibkan situs dan blog yang menyebarkan informasi sampah (hoax), paham radikalisme, konten pornografi, dan hal-hal lain yang menimbulkan pengaruh negatif bagi masyarakat.

Hingga November 2017 ini, Kemenkominfo telah menutup sekitar 800 ribu situs dan blog yang sebagian besar menyebarluaskan berbagai informasi negatif dan konten pornografi.

Dengan adanya sistem koloring, diharapkan penertiban medsos bisa lebih maksimal dan masyarakat semakin bijak dalam menggunakan internet, kata Menkominfo itu pula. (Ant/SU02)

loading...

1 KOMENTAR

  1. Kalau melihat visinya “sepertinya” bagus. Cuma berkaca pada kasus sebelum Aksi 212, menkoinfo rezim ini juga semangat memblokir situs2 yg menurutnya menyebar info hoax. Sepertinya tindakan itu benar tapi yg disasar semua media Islam yg lebih jujur. Tapi web/blog/media pendukung rezim yg orintasi utamanya memang menyebar hoax, fitnah, adu domba, kebencian malah terus dipelihara sampai sekarang. Memang tindakan apa yg telah dilakukan kpd media kafir semacam MetroTV, Liputan6, Kompas, dll ?????? Ahhh…..saya tak percaya kejujuran kementrian rezim ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Wapres Minta Menag Revisi 200 Daftar Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin untuk merevisi daftar pendakwah yang direkomendasikan karena sebelumnya dikeluarkan Kemenag hanya...

Banyuwangi Masuk Kota Cerdas ASEAN

BANYUWANGI, SERUJI.CO.ID - Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bersama dengan Jakarta dan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, masuk dalam jaringan Kota Cerdas ASEAN atau ASEAN Smart...

Korban Tewas Jatuhnya Pesawat di Kuba Jadi 111 Orang

HAVANA, SERUJI.CO.ID - Jumlah korban tewas pada salah satu bencana udara terburuk di Kuba meningkat menjadi 111 pada Senin (21/5), sementara Meksiko menangguhkan kegiatan...
ekonomi syariah

MUI Dukung 200 Daftar Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin mendukung langkah Kementerian Agama yang merilis daftar nama mubaligh karena sifatnya untuk pencegahan terhadap...
Siswa SMA/MAN

Jawa Timur Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Korsel

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Timur menjajaki kerja sama pendidikan dengan Korea Selatan setelah ada pertemuan kepala sekolah SMA/SMK se-Surabaya dengan sebuah konsultan...