Warga Palestina Serukan Boikot Pizza Hut

2
274
Boikot Pizza Hut
Sebuah gambar yang dibagikan oleh Warga Palestina untuk mempromosikan boikot terhadap Pizza Hut yang dituduh menghina aksi mogok makan tahan Palestina.

PALESTINA – Warga Palestina memprotes keras tindakan restoran cepat saji Pizza Hut Israel karena telah menampilkan gambar dan tulisan dalam akun media sosial Facebook mereka pada 8 Mei 2017 yang menyindir aksi mogok makan warga Palestina yang ditahan penjara Israel.

“Barghouti, jika Anda ingin menghentikan aksi mogok makan itu, kenapa tidak coba pizza?” tulis Pizza Hut dalam akunnya seraya menyelipkan gambar editan dari cuplikan rekaman kamera pengawas yang dirilis oleh penjara Israel, seperti dilansir dari laman Al-Jazeera, Rabu (10/5).

Selain itu mereka juga mengedit foto dengan menambahkan gambar 1 dus Pizza Hut, dan potongan pizza.

Unggahan itu kontan memicu kemarahan publik khususnya rakyat Palestina. Mereka mengajak netizen lain untuk bersama-sama memboikot Pizza Hut. Tagar #Boycott_PizzaHut ramai disebar netizen sebagai ungkapan kemarahan.

Gerakan Boycott, Divestment, and Sanctions (BDS) telah menyerukan boikot secara global akan gerai Pizza Hut yang telah menyindir para tahanan dan mendukung okupasi Israel di Tepi Barat, wilayah Palestina.

Mendapat reaksi sedemikian rupa dari netizen, melalui akun resmi media sosial Facebooknya, pihak Pizza Hut memutuskan untuk menyatakan permintaan maaf atas ‘iklan yang tidak pantas’ tersebut dan mengatakan bahwa hal itu tidak merefleksikan nilai brand Pizza Hut. Mereka juga telah menghapus post tersebut dari akun Facebook.

“Pizza Hut Internasional meminta maaf karena telah menyinggung beberapa pihak lewat unggahan laman Facebook Pizza Hut Israel. Itu sama sekali tidak bisa dibenarkan dan tidak mencerminkan nilai yang dianut merek kami. Unggahan tersebut kini sudah dihapus dan hubungan kerja sama dengan cabang di sana telah dicabut. Kami benar-benar menyesal karena luka yang kami sebabkan (kepada sebagian orang,” tulis Pizza Hut dalam akunnya.

Sebagai informasi, perwakilan aksi mogok Palestina, Senin lalu, mengatakan bahwa foto yang ditampilkan adalah foto tahun 2014 yang dikeluarkan dengan sengaja oleh otoritas penjara Israel untuk menyebarkan ‘rumor yang salah’, dan ‘perang psikologis’ terhadap pengikut aksi mogok makan.

Barghouti merupakan tahanan penjara Israel yang memimpin aksi mogok makan 1.500 tahanan sebagai protes karena tindakan sewenang-wenang, perlakukan buruk, kelalaian medis, pelarangan kunjungan pengacara dan anggota keluarga, serta penahanan tanpa proses pengadilan. Aksi ini telah dimulai sejak 17 April lalu.

Berdasarkan survei, Barghouti adalah tokoh politik paling populer di Palestina, dan merupakan salah satu kandidat kuat pengganti Mahmoud Abbas sebagai presiden Palestina.

 

CJ: M. Gauzal Asnawi
EDITOR: Iwan Y

loading...

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Kemendagri Dukung Ketegasan Kapolri Menjaga Netralitas Polri di Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Dalam Negeri menyatakan mendukung ketegasan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam menjaga netralitas Pilkada di Maluku. "Tentu kami 'respect' dan mendukung atas...

Bantah Karena Ketidaknetralan, Polri Enggan Jelaskan Alasan Mutasi Wakapolda Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto membantah mutasi jabatan Brigjen Pol Hasanuddin sebagai Wakapolda Maluku akibat ketidaknetralan Hasanuddin dalam mengawal pelaksanaan Pemilihan...

Hari Pertama Masuk Kerja, Wali Kota Langsa Pimpin Apel Bersama

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID  - Hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri, Wali Kota Langsa Tgk. Usman Abdullah memimpin apel bersama dalam rangka halal...

Hari Pertama Masuk Kerja, 100 PNS Malah Bolos

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 100 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran 2018 dinyatakan absen. "Dari...

Akhirnya Basarnas Temukan Pendaki Gunung Gamalama yang Hilang

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Tim Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut), bersama warga Moya akhirnya berhasil menemukan seorang mahasiswi STIKIP Ternate bernama Rahmi Kadis (21 tahun) dinyatakan...