Syaikh Kamal Al-Khatib: Israel Akan Runtuhkan Masjidil Aqsa dengan Bahan Kimia

GAZA – Kantor berita Shehab News Agency pada Kamis (20/7), dalam wawancara eksklusif melaporkan Wakil Gerakan Islam di wilayah Palestina, Syaikh Kamal Al-Khatib mengungkap adanya bahaya serius yang sedang mengancam Masjidil Aqsa selama dua hari masa penutupan setelah terjadi aksi bela Masjidil Aqsa Jum’at (14/7) lalu.

Dalam wawancara eksklusif tersebut, Syaikh Kamal Al-Khatib mengatakan bahwa keputusan cepat menutup Masjidil Aqsa sesudah terjadi aksi dan tanpa terlebih dahulu dibawa ke Dewan Parlemen menunjukkan bahwa sebenarnya Netanyahu telah memiliki rencana-rencana yang sudah disepakati dewan dan hanya tinggal menunggu momentum saja.

“Saya sangat meyakini bahwa ada rencana terselubung dan jauh lebih berbahaya dari kamera pengintai di sekitar Masjidil Aqsa, serta pemasangan detektor logam yaitu penanaman bahan kimia pada dinding dan tiang-tiang Masjidil Aqsa serta Mushalla Al-Marwani sebagai langkah awal untuk merobohkan Masjidil Aqsa sehingga begitu roboh akan terlihat seperti sesuatu yang alami,” tambah Syaikh Al-Khatib.

Syaikh Kamal Al-Khatib melanjutkan, “Sebelumnya telah terdeteksi bahwa pasukan Israel telah menanamkan bahan kimia saat melakukan penggalian di bawah Masjidil Aqsa dan bahan kimia ini bereaksi terhadap kelembaban sehingga menimbulkan fragmentasi pada tanah, batu, serta tiang-tiang yang menyebabkannya mudah roboh. Seperti yang sudah kita lihat pada lubang-lubang yang timbul di Masjidil Aqsa.”

Syaikh Al-Khatib menekankan perlu adanya pembahasan tentang hal lain yang lebih berbahaya, yang sedang direncanakan Israel dan segera melakukan tindakan terhadap hakikat sesungguhnya kenapa Israel menutup Masjidil Aqsa dari atas dan bawah tanah selama dua hari terakhir.

Ia juga meyakini bahwa Israel tidak mungkin main-main ketika mengerahkan ratusan tentaranya berpatroli siang malam selama penutupan. Pasti ada sesuatu.

Syaikh Al-Khatib juga mengingatkan bahwa Israel tidak peduli dengan hukum dan etika internasional.

Oleh karena itu, Kementerian Waqaf Islam perlu membahas serius masalah ini di samping membentuk komite khusus dan profesional dalam bidang keamanan, hukum dan arkeologi untuk melacak semua hal baru dan aneh yang sedang terjadi di Masjidil Aqsa.

Syaikh Al-Khatib juga menekankan bahwa Jum’at nanti adalah momentum penentu apakah proyek-proyek Israel akan terwujud atau menemukan kegagalan.

Selain itu, menurut dia, pemberlakuan masuk melewati detektor logam bagi jamaah shalat telah menemukan kegagalan dalam menghadapi keteguhan warga Palestina di Baitul Maqdis dalam melakukan penolakan.

Terakhir Syaikh Al-Khatib menambahkan bahwa Jum’at nanti seluruh mata mengawasi dan jangan sampai kehilangan momentum.

“Kita harus menaruh perhatian pada setiap titik di Masjidil Aqsha dan melalui kumpulan massa yang bergerak menuju Masjidil Aqsa kita harus memaksa Israel agar menyingkirkan detektor logam dan membuka Masjidil Aqsa,” pungkasnya. (JarotS/HA)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER