Serangan di Masjid Afghanistan, ISIS Minta 11 Korban

KABUL – Mohammad Reza Ghafori, juru bicara gubernur provinsi Zawzjan di sisi utara Afghanistan, mengatakan 10 petugas kepolisian dan seorang istri komandan polisi dibunuh militan ISIS.

Dikutip kantor berita AhlulBayt, Sabtu (25/2), ia mengungkapkan para polisi itu disergap milisi Daesh (ISIS) Jumat saat baru keluar dari masjid. Istri komandan polisi mendengar suaminya ditembak, dan bergegas ke tempat kejadian. Ia juga tewas ditembak.

Militan terkait Daesh awalnya aktif di wilayah timur Afghanistan. Namun, baru-baru ini mereka mulai beroperasi di utara negara itu.

Sepekan sebelumnya, pada 18 Februari, 12 penduduk sipil termasuk delapan anak-anak yang keluar dari gerbang sekolah, tewas akibat bom pinggir jalan di provinsi Paktika. Provinsi di sisi timur dekat ibukota Kabul dan berbatasan dengan Pakistan itu sebelumnya dikenal stabil. Ledakan diakibatkan bahan peledak berbentuk lempeng yang peka tekanan dan ditanam di jalan umum.

“Anak-anak sekali lagi menjadi korban utama senjata yang dipasang sembarangan dan ilegal,” kata Pernille Karde, wakil khusus PBB di Afghanistan. “Ada pesan sederhana bagi pelaku: berhentilah menggunakan senjata ini jika serius melindungi warga sipil Afghanistan dan generasi masa depan.”

EDITOR: Omar Ballaz

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Inilah Tanda Bayi Terkena Penyakit Demam Berdarah

Kenali Demam Berdarah, waspada terhadap anak anda