Sembilan Warga Palestina Cedera Akibat Bentrok Dengan Polisi Israel

0
40
al aqsa
Pasca insiden serangan yang menewaskan tiga pemuda Palestina, Masjidil Aqsa ditutup untuk salat Jumat. (Foto: The Palestinian Information Center)

JERUSALEM, PALESTINA – Kantor berita OANA pada Senin (17/7) melaporkan terjadinya Bentrokan di luar kompleks Masjid Al-Aqsha di Jerusalem Timur, antara warga Palestina dengan polisi Israel pada Jumat (14/7) kemarin sebelum sholat jumat berlangsung.

Menurut kantor berita setempat, hal tersebut terjadi lantaran penguasa Yahudi menerapkan langkah keamanan baru di pintu gerbang Masjid tersebut.

Media Palestina melaporkan sebanyak sembilan orang Palestina cedera akibat bentrokan tersebut. Satu tayangan video di televisi berita Israel, Channel 2, memperlihatkan polisi anti-huru-hara memukuli dan menentang pengunjuk-rasa di luar kompleks Tempat Suci tersebut.

Satu pernyataan polisi mengatakan satu orang ditangkap karena membuat kerusuhan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Tindakan Israel itu, termasuk pemasangan CCTV yang mencakup seluruh kompleks tersebut, pos pemeriksa keamanan dan alat pendeteksi logam di semua pintu masuk, dipasang lantaran setelah adanya tiga pemuda Palestina dengan kewarganegaraan Israel menembak-mati dua polisi Yahudi pada Jumat pagi.

Pria bersenjata itu, semuanya dari Kota Arab Umm Al-Fahm di Israel Tengah, selanjutnya ditembak dan meninggal oleh polisi.

Tak lama setelah peristiwa tersebut, Israel menutup kompleks masjidil Aqsa, dan menyatakan pasukan keamanan perlu memeriksa tempat tersebut untuk mencari gerilyawan lain atau amunisi.

Itu adalah untuk pertama kalinya dalam 50 tahun Israel menutup kompleks itu, tempat suci ketiga umat Muslim.

Pada Ahad, Israel membuka kembali tempat suci tersebut tapi mengharuskan semua pelancong untuk menjalani pemeriksaan keamanan melalui alat pendeteksi logam yang dipasang di dua pintu masuk. Hanya warga Muslim dari Jerusalem yang diperkenankan masuk.

Sebagaimana dilaporkan media setempat, polisi mengatakan mereka berencana secara bertahap membuka pintu masuk tambahan, setelah memasang detektor logam.

Waqaf, lembaga agama Islam yang mengelola kompleks itu, menolak tindakan baru tersebut dan menolak untuk menunaikan shalat di masjid itu. Lembaga Waqaf menyatakan tindakan tersebut adalah pelanggaran terhadap status quo.

Omar Kiswani, Direktur Masjid Al-Aqsha, mengatakan kepada wartawan di luar lokasi itu bahwa “penutupan tersebut, pendudukan, dan pencegahan warga mengumandangkan azan adalah tidak adil dan merupakan pelanggaran terhadap resoluasi PBB serta kesepakatan internasional”.

“Kami menganggap pemerintah Yahudi bertanggung-jawab atas perubahan yang telah mereka buat di Masjid Al-Aqsha dan merampas wewenang kami atas Masjid itu,” ujar Omar.

Puluhan orang yang akan beribadah berdiri di luar Pintu Gerbang Domba di Kota Tua Jerusalem dan melaksanakan shalat di tempat terbuka sebagai protes atas tindakan baru tersebut. Sebagian perempuan menangis dan berteriak bahwa Al-Aqsha berada dalam bahaya, sementara yang lain berteriak “dengan semangat kami, kami akan membebaskanmu Al-Aqsha!” Israel merebut Jerusalem Timur, tempat Masjid Al-Aqsha berada, bersama dengan bagian lain Tepi Barat Sungai Jordan dan Jalur Gaza selama Perang Timur Tengah 1967. Israel selanjutnya mencaplok Jerusalem Timur, dan mengakuinya sebagai bagian dari “ibu kotanya yang abadi dan tak terpisahkan” yang mana dalam tindakan tersebut tak pernah diakui oleh masyarakat internasional. (HA)

Komentar

BACA JUGA
Hi-Tech jadi Pusat Kesenian

Hi-Tech Mall Akan Dijadikan Pusat Kesenian, Pemkot Tetap Beri Kesempatan Pedagang IT

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Surabaya optimis bisa menjadikan gedung Hi-Tech Mall, di jalan Kusuma Bangsa, sebagai pusat kesenian, tanpa menghilangkan ratusan pedagang IT...
Balok grider ambruk

Maraknya Kecelakaan Konstruksi, Fahira: Membangun Jangan Asal Cepat Diresmikan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris menyoroti maraknya kecelakaan konstruksi belakangan ini, apalagi selain menimbulkan korban jiwa dan merugikan publik juga...
ustadz abdul somad

Ustadz Abdul Somad Resmikan Gerai 212 di Dumai

DUMAI, SERUJI.CO.ID - Ustadz Abdul Somad meresmikan gerai 212 Mart di Jalan Merdeka Kota Dumai, yang merupakan unit usaha pertama dengan keanggotaan koperasi 380 orang...

Habib Rizieq Batal Pulang, Ustadz Bachtiar Nasir: Khawatir Keamanan Indonesia Kacau

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengurungkan kepulangannya ke Indonesia diketahui khawatir dengan kondisi keamanan Indonesia yang kacau....
Agus Hermanto

DPR: MD3 Sah Meskipun Presiden Tidak teken

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mengatakan Perubahan Kedua Undang-Undang nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3) tetap...
loading...
images (3)

Fahri Vs KPK, Senjata OTT dan JC Ampuh?

Berkali-kali KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), seringkali secara dramatis dan dibesar-besarkan media, layaknya pahlawan. Sayangnya, kebanyakan kelas kabupaten, bukan membongkar sindikat nasional dan...
1_2G1_0QFZyN75nPAxOeD_Lw

Judi dan Kompetisi

Miripkah? Agak. Adilkah? Tidak. Tapi kalau dilihat, kompetisi olahraga itu tidak lebih adil daripada judi. Contoh : tak mungkin tim basket Indonesia menang melawan...
images (1)

Garis 6: Tujuan Hidup

Apa tujuan hidup? Jadi pejabat? Jadi orang terkenal? Jadi orang kaya? Itu bukan tujuan hidup, karena pejabat bisa mati, orang terkenal pun tak selamanya...