Polisi Turki Bubarkan Parade LGBT pada Hari Raya Idul Fitri

0
96
turki, gay pride, parade gay
Seorang polisi menginjak bendera Gay Pride saat menggagalkan parade gay yang akan digelar di kota Istanbul, pada Ahad, 25/6/2017. (Foto: Ozan Kode/AFP)

ISTANBUL – Polisi Turki menggagalkan upaya para aktivis Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) untuk menggelar parade ‘Gay Pride’ di Istanbul. Sekelompok aktivis LGBT tetap ngotot ingin menggelar parade di Hari Raya Idul Fitri itu, meski gubernur setempat telah mengeluarkan larangan resmi.

Aksi dilakukan tepat sehari setelah kantor Gubernur Istanbul mengeluarkan larangan dan peringatan bahwa parade gay bisa menimbulkan masalah keamanan dan aksi itu dapat mengganggu ketertiban umum.

Parade LGBT di Turki, terutama di kota Istanbul, telah dilarang oleh otoritas setempat selama tiga tahun berturut-turut setelah ada ancaman nyata dari kelompok-kelompok ultanasionalis.

Namun para aktivis hak-hak LGBT sebelumnya mengecam langkah tersebut. Mereka menyatakan tekad akan tetap menggelar acara dan mengatakan alasan itu mengada-ada.

“Kami tidak takut, kami di sini, kami tidak akan mengubah pendirian kami,” kata panitia penyelenggara dalam sebuah pernyataan, Ahad (25/6).

“Kami ke sini untuk menunjukkan bahwa kami akan terus berjuang dengan sebuah tekad demi harga diri kami,” katanya.

turki, parade gay, gay pride
Seorang aktivis gay ditangkap saat pembubaran paksa parade gay yang akan digelar di Istanbul, Ahad (25/6). (Foto: Bulent Kilic/AFP/Getty Images)

Sebelumnya, pihak berwenang telah menerjunkan kepolisian dalam jumlah besar di pusat kota, Istanbul.

Massa aktivis LGBT semula berkumpul di Lapangan Taksim, Ahad (25/6). Mereka tidak menghirauan peringatan polisi agar segera bubar, hingga akhirnya dibubarkan secara paksa.

Wartawan BBC di Istanbul, Mark Lowen melaporkan, polisi menembakkan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan sekelompok aktivis LGBT, sekitar 40 orang, yang berkumpul di Lapangan Taksim pada Ahad (25/6). Polisi juga menahan sejumlah orang yang berusaha untuk bertahan menggelar aksi mereka.

turki, parade gay, gay pride
Polisi menembakkan peluru karet untuk membubarkan sekelompok aktivis gay di Istanbul, 25/6/2017. (Foto: Murad Sezer/Reuters)

Pada dua tahun lalu, polisi menggunakan gas airmata dan meriam air untuk membubarkan peserta pawai LGBT, setelah penyelenggara mengatakan izinnya ditolak karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan.

Pengecam menyatakan Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Partai AK-nya, yang berakar Islam, menunjukkan sedikit minat untuk memperluas hak kaum minoritas dan LGBT, serta tidak menenggang perbedaan pendapat. (IwanY)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Bupati Malinau Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penetapan APBD 2018

MALINAU, SERUJI.CO.ID - Bupati Malinau hadiri rapat paripurna ke IX masa sidang III DPRD kabupaten Malinau tahun 2017 yang diadakan di ruang sidang kantor...
Setya Novanto dan KPK

Pengacara Belum Pastikan Setya Novanto Hadir di Persidangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya, menyatakan belum mengetahui apakah kliennya dapat dihadirkan sebagai terdakwa pada sidang perdana perkara tindak pidana korupsi...
Polrestabes Surabaya

Polrestabes Surabaya Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya meraih predikat "Wilayah Bebas Korupsi" dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. "Kami mengucapkan terima kasih kepada...

KANAL WARGA TERBARU

Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...
Diky Supratman

Tiga Tahun Bocah Ini Berjuang Dengan Penyakitnya

Kotawaringin Barat - Diky Supratman (16) anak dari pasangan Mustofa dan Marni jl. Ahamd Yani gg. Baning RT 29 Kelurahan Baru Arut Selatan Kotawaringin...