Pemerintah Pakistan Kirim SMS Minta Warga Laporkan Penista Agama

6
239
pakistan, penistaan agama
SMS dari Otoritas Telekomunikasi Pakistan (PTA) berisi peringatan dan seruan untuk melaporkan orang yang menista agama. (FOTO: AFP Photo/Aamir Qureshi)

Islamabad – Pemerintah Pakistan mengirim jutaan pesan pendek (SMS) ke warganya yang berisi peringatan untuk tidak membagikan ‘konten yang didapat dari internet yang masuk kategori menghina agama’.

“Mengunggah dan membagikan materi yang menghina agama adalah tindak pidana berdasarkan undang-undang,” demikian bunyi SMS yang dikirim PTA, seperti dilansir dari Guardian, Rabu (10/5).

Selain itu pemerintah juga meminta rakyatnya untuk melaporkan konten itu sehingga si penista agama bisa diambil tindakan hukum oleh pejabat yang berwenang.

Pelaku penistaan agama bisa dijatuhi hukuman mati di Pakistan, negara dengan penduduk mayoritas Muslim.

Juru bicara PTA kepada kantor berita AFP mengatakan pihaknya mengirim SMS ini berdasarkan perintah pengadilan. Setelah pihak berwenang Pakistan mengajukan tawaran untuk memerangi peningkatan kasus kekerasan agama.

Penodaan agama adalah masalah yang sangat sensitif di Pakistan. Orang-orang yang diduga atau dicurigai melakukan tindakan tersebut sering kali menjadi sasaran kemarahan atau serangan massa. Sejak 1990 serangan massa semacam ini beberapa di antaranya berujung dengan kematian.

Undang-undang penistaan agama di Pakistan adalah warisan dari pemerintah kolonial Inggris, kemudian diperkuat oleh Zia-ul-Haq pada 1986 yang mencakup ayat hukuman mati bagi mereka yang dinyatakah bersalah menghina Nabi Muhammad.

 

EDITOR: Iwan Y

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...