PBB Prihatin Terkait Berlanjutnya Konflik di Yaman

0
70
konflik Yaman (Foto: Istimewa)

JENEWA, SERUJI.CO.ID –¬†Komisaris Tinggi PBB Urusan Pengungsi Zeid Ra’ad Al Hussein pada Senin (12/2) menyampaikan keprihatinan mengenai berlanjutnya korban jiwa sipil di Yaman, sementara pertikaian meningkat dan meluas.

Selama delapan hari pertama Februari, Kantor Hak Asasi Manusia PBB mengabsahkan bahwa 27 orang tewas dan 76 orang cedera di Yaman, lebih dua kali lipat dari jumlah korban jiwa sipil yang dikonfirmasi selama pekan sebelumnya.

“Lonjakan pertempuran di Gubernuran Taizz di bagian barat-daya Yaman sangat memprihatinkan. Warga sipil diserang dari segala arah, saat petempur Al-Houthi dan pasukan yang berafiliasi kepadanya melancarkan serangan penembak gelap dan pemboman membabi-buta, dan Koalisi pimpinan Arab Saudi terus melancarkan serangan udara,” kata Zeid.

Loading...

Di antara korban jiwa yang diabsahkan oleh Kantor Hak Asasi Manusia, tiga anak kecil tewas ketika pasukan Al-Houthi membom Usayfrah di Kabupaten Al Qahirah di Taizz Utara pada 6 Februari.

Pada 8 Februari, seorang perempuan yang bekerja sebagai pemantau lapangan bagi Komisi Penyelidikan Nasional Yaman Reeham Badr Adh-Dhubani tewas dalam pemboman oleh pasukan Al-Houthi di Daerah Al-Lasb di Kabupaten Salh, kata PBB.

“Reeham Badr Adh-Dhubahi telah menerima pelatihan dari Kantor saya dalam melakukan pemantauan hak asasi manusia, dan kami menyampaikan belasungkawa tulus kami kepada keluarga dan temannya,” kata Komisaris Tinggi.

Menurut PBB, meningkatnya bentrokan bersenjata di Taizz dalam beberapa pekan belakangan juga telah menyulut kekhawatiran bahwa kerusuhan akan menyebar dari daerah kota di Taizz ke permukiman lain, termasuk daerah yang berpenduduk padat Alhuban.

Sejak Maret 2015 dan hingga 8 Februari, Kantor Hak Asasi Manusia PBB telah mencatat 15.467 warga sipil jadi korban di Yaman, 5.974 meninggal dan 9.493 cedera. (Ant/SU03)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU