Krisis di Jalur Gaza Berlanjut, Rakyat Sangat Perlukan Bantuan

0
16

KOTA GAZA, SERUJI.CO.ID – Tumpukan sampah dan limbah bertumpuk di lantai ruang operasi, bagian dan asrama di Rumah Sakit Anak Durra di Kota Gaza akibat pemogokan petugas kebersihan yang mengeluh mereka belum menerima gaji selama beberapa bulan.

Pekerja perusahaan kebersihan, yang menyediakan layanan kebersihan sepanjang waktu buat 54 pusat medis dan 13 rumah sakit di Jalur Gaza, selain memasak makanan buat pasien, telah memulai pemogokan umum selama tiga hari dan tidak melakukan tugas kebersihan dan masak sampai mereka menerima gaji yang dibayarkan oleh Pemerintah Otonomi Palestina.

Mohamed Al-Hindi, juru bicara perusahaan kebersihan di Jalur Gaza mengatakan perusahaan tersebut telah dipaksa melakukan pemogokan umum.

“Meskipun kami mengetahui bahwa pemogokan ini akan memiliki dampak negatif pada kondisi kesehatan,” ujar Al-Hindi

Ia menambahkan ia menganggap pemerintah konsensus Palestina bertanggung-jawab atas krisis itu.

Al-Hindi menambahkan pemerintah belum membayar gaji pegawai perusahaan kebersihan selama lima bulan.

“Pekerja perusahaan tak bisa melaksanakan tugas mereka tanpa menerima gaji,” kata Al Hindi.

“Perusahaan tak bisa menerima penyelesaian sebagaian sampai pemerintah mengirim semua kewajiban secara berkala tanpa penundaan.”

Pertikaian antara Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) dan Partai Fatah, pimpinan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, yang pada dasarnya berawal pada 2007, belum lama ini telah menimbulkan bayangan negatif atas lebih dari dua juta orang Palestina di Jalur Gaza dan menambah berat hidup mereka sehari-hari, terutama di sektor energi dan kesehatan.

Osama An-Najjar, juru bicara Kementerian Kesehatan Pemerintah Otonomi (Nasional) Palestina di Tepi Barat Sungai Jordan mengatakan di dalam satu siaran pers sebelumnya bahwa PA takkan membayar satu sen pun kepada perusahaan kebersihan, yang membersihkan rumah sakit di Jalur Gaza, sampai HAMAS menyerahkan kekuasaan penuh kepada Pemerintah Palestina.

Komentar

BACA JUGA
limbangan menggugat

Aliansi Limbangan Tuntut Pemkab Hentikan Pendirian Pabrik di Garut

GARUT, SERUJI.CO.ID - Ratusan warga yang tergabung dalam "Aliansi Limbangan Menggugat" berunjuk rasa di Alun-Alun Blubur, Kecamatan Limbangan, Garut, Jawa Barat, Jumat (23/2). Mereka...
Wader Trowulan

Makan di Warung Wader Sederhana, Gus Ipul Kagumi Ragam Kuliner Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyempatkan diri menikmati sambel wader khas Majapahit di "Warung Mbak...

Bhayangkara FC Yakin Dengan Kemampuan Tim Mereka

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Juara GoJek Traveloka Liga 1 Bhayangkara FC merasa yakin dengan kemampuan tim yang dianggap dapat melalui jadwal padat di kompetisi sepanjang...
pencabulan siswa

Sistem Rekrutmen Guru Salah Satu Penyebab Kasus Kekerasan Pada Siswa

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ketua Dewan Pendidikan Surabaya (DPS), Martadi mengatakan bahwa kasus kekerasan pada siswa dapat terjadi karena banyak aspek, salah satunya sistem rekrutmen...

DPR Sudah Terima Usulan Calon Gubernur BI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan DPR RI sudah menerima surat dari Presiden Joko Widodo perihal usulan calon Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2018-2023. Anggota Komisi XI DPR...
loading...
DANUR

‘Metamorfosis UPK PPK-PNPM Mandiri Perdesaan menjadi BUMDesa Bersama’

Unit Pengelola Kegiatan (UPK) merupakan bentukan Pemerintah Pusat melalui Program Pengembangan Kecamatan (PPK) sejak Zaman Presiden Habiebie (1998) Program Padat Karya yang bertujuan memberdayakan...

Mahasiswa Siap Amankan Pilkada Jatim

Surabaya - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jawa Timur mengajak mahasiswa di wilayah itu menyukseskan Pilkada damai melalui sebuah acara yang dikemas "cangkrukan" di Mapolda...
Al Battani

Penemu Kala Revolusi Bumi Ternyata Muslim

Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari pada orbitnya. Revolusi bumi ini bisa terjadi akibat tarik menarik antara gaya gravitasi bumi dengan gaya gravitasi...