Krisis di Jalur Gaza Berlanjut, Rakyat Sangat Perlukan Bantuan

HAMAS melalui kekerasan merebut kendali atas daerah kantung pantai itu pada musim panas 2007 dan mengusir pasukan keamanan Presiden Abbas. Walaupun kedua pihak telah menandatangani seangkaian kesepakatan perujukan dan kesepahaman di Ibu Kota Mesir, Kairo, mereka masih berbeda pendapat mengenai peralihan kekuasaan di Jalur Gaza.

Pada Oktober tahun lalu, HAMAS dan Fatah menandatangani kesepakatan perujukan mengenai penyerahan kekuasaan kepada pemerintah konsensus Palestina, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Rami Hamdallah. Namun, kedua pihak tak sependapat mengenai gaji pegawai HAMAS di Jalur Gaza dan penyerahan keamanan dalam negeri di Jalur Gaza kepada PA.

Wewenang di tempat penyeberangan perbatasan diserahkan kepada pasukan polisi dan keamanan PA, tapi keamanan dalam negeri di Jalur Gaza tetap berada di tangan HAMAS, sementara kementerian pemerintah diserahkan kepada menteri PA, tapi kebanyakan pegawai di kementerian di Jalur Gaza adalah pendukung HAMAS.

Jamil Serhan, Direktur Rumah Sakit Beit Hanoun, mengatakan rumah sakit itu melayani 300.000 warga di bagian utara Jalur Gaza, di dekat perbatasan dengan Israel. Ia menambahkan rumah sakit tersebut mengkhususkan diri pada gangguan telinga dan hidung dan operasi buat anak-anak. (Ant/SU03)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER