Inilah Racun yang Membunuh Kim Jong-Nam

1
128
Kim Jong-Nam (kiri) dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un.

KUALA LUMPUR – Namanya panjang dan pasti susah diingat: ethyl S-2-diisopropylaminoethyl methylphosphonotthiolate atau vx nerve agent. Vx.  Ya itulah bahan kimia yang digunakan untuk membunuh kakak Kim Jong-Un, Kim Jong-Nam di Malaysia.

“Hasil analisa kami telah diketahui pasti bahwa bahan yang digunakan adalah ethyl S-2-diisopropylaminoethyl methylphosphonotthiolate. Bahan ini  dipercaya sebagai senjata kimia sesuai Chemical Weapons Convention Act Malaysia dan Chemical Weapons Convention (CWC) 1997,” kata Kepala Polisi Negara Polisi Diraja Malaysia (PDRM) Inspektur Jendral Tan Sri Dato Sri Khalid Bin Abu Bakar dalam siaran pers yang diterima wartawan di Kuala Lumpur, Jumat (24/2).

Polisi Diraja Malaysia (PDRM) memang telah membeberkan laporan awal bahan kimia tersebut. Bahan ini yang digunakan untuk meracun Kim Jong-Nam. Ini berdasarkan analisa Pusat Analisis Senjata Kimia Jabatan Kimia Malaysia.

Pusat Analisis Senjata Kimia Jabatan Kimia Malaysia telah menjalankan analisa awal terhadap area yang berada di sekitar mata (dry swab – eye mucosa) dan wajah (dray swab – face) korban.

Khalid menegaskan, analisa lainnya masih dalam proses dan akan segera diumumkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kim Jong-Nam meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit setelah jatuh sakit di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA2) 13 Februari 2017. Otopsi terhadap jenasah dilakukan di Hospital Kuala Lumpur pada 15 Februari 2017.

Kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jung-Un itu dilaporkan diserang dari arah belakang dengan menggunakan bahan kimia beracun saat akan check in menuju Macau.

EDITOR: Rizky

BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Kemkominfo Blokir Laman Nikahsirri.com

PALEMBANG - Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika menyatakan pihaknya memblokir situs nikahsirri.com karena telah meresahkan masyarakat. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala...
Yohana Yambise

Muncul Situs Kawin Kontrak-Lelang Perawan, Menteri Yohana Angkat Mengecam

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise melarang lelang perawan dan kawin kontrak seperti penawaran yang beredar melalui situs nikahsirri.com. Dia mengatakan...

Kirim Bantuan ke Rohingya di Myanmar, Pekerja Sosial Hadapi Rintangan Berat

SITTWE - Lembaga-lembaga bantuan yang berusaha keras untuk mencapai ratusan ribu Muslim Rohingya yang terlantar akibat kekerasan di bagian barat laut Myanmar menghadapi permusuhan...

Jaringan Kabel Listrik Jembatan Suramadu Terbakar

SURABAYA - Jaringan kabel listrik jembatan Surabaya-Madura terbakar sehingga petugas mengalihkan arus lalu lintas di jembatan tersebut. "Yang kami alihkan adalah arus kendaraan roda yang menuju...

Rumah Doa Anak Yatim Pelihara Ratusan Ternak

BOGOR - Rumah Doa Anak Yatim yang terletak di Desa Cibuntu, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat memiliki aset ratusan ekor tenak mulai dari...
ott, korupsi

Basaria: Kasus Suap Wali Kota Cilegon Mengecewakan

JAKARTA - Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengungkapkan kekecewaannya dengan kasus dugaan suap senilai Rp1,5 miliar terhadap Wali Kota Cilegon Tubagus Imam Ariyadi terkait...