Indonesia Investigasi Pembunuhan Kakak Pemimpin Korea Utara

0
97
Polisi Malaysia berjaga di sebuah rumah sakit tempat Kim Jong Nam disemayamkan.(Foto: indialivetoday.com)

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan, Kementerian Luar Negeri akan ikut melakukan investigasi terkait dugaan keterlibatan Siti Aisyah. Wanita ini ┬ámerupakan Warga Negara Indonesia, dalam kasus pembunuhan di Malaysia.

“Kita serahkan ke Kementerian Luar Negeri untuk melakukan investigasi secara detail,” ujar Wiranto di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Jumat (17/2).

Mantan Panglima TNI itu menuturkan, saat ini pemerintah juga masih menunggu hasil investigasi tersebut, sehingga belum dapat memberikan kejelasan terkait status Siti Aisyah dalam pembunuhan Kim JongNam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Wiranto menyampaikan, selain menyelidiki tuduhan terhadap Siti Aisyah, Kemenlu juga sudah ditugaskan untuk menyelesaikan kasus tersebut dengan pihak luar negeri, jika ditemukan keterlibatan WNI itu dengan pembunuhan yang terjadi di Malaysia.

“Intinya Indonesia selalu menghormati hukum, dan hukum di negara itu merupakan satu acuan yang tidak bisa kita ganggu gugat,” jelasnya kamudian.

Wiranto mengaku Badan Intelijen Negara (BIN) sebelumnya juga sudah memberikan laporan terkait kasus ini. Namun, ia tidak merinci lebih lanjut laporan tersebut. “Ya, laporan itu tidak untuk disebarluaskan, jadi kita tunggu saja prosesnya,” ujarnya.

Jong Nam (45) dibunuh oleh dua perempuan yang memercik wajahnya dengan bahan kimia di terminal keberangkatan Bandara Internasional Kuala Lumpur 2, Senin (13/2) sekitar pukul 09.00, saat akan berangkat ke Makau.

Kedua perempuan itu kemudian masuk ke taksi dan melarikan diri. Salah satu perempuan, yang merupakan Siti Aisyah, ditangkap di bandara pada Rabu (15/2) saat mencoba keluar dari Malaysia dengan menggunakan pesawat.

Kepala Satuan Diraja Polisi Malaysia, Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar, sebagaimana dikutip The Star, Kamis (16/2), mengatakan, wanita dengan paspor Indonesia itu ditangkap Kamis pada pukul 02.00 waktu setempat. Sementara perempuan satunya, yang berusia 29 tahun, memegang dokumen perjalanan Vietnam dengan nama Doan Thi Huong.

EDITOR: Rizky

Komentar

BACA JUGA

Terkait Penghadangan Terhadap Anies, Fahira: Tidak Etis dan Kecewakan Warga Jakarta

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Senator DKI Jakarta Fahira Idris geram melihat perlakuan Panitia Piala Presiden 2018 yang tidak mengizinkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendampingi...
Frans Barung Mangera

Belum Simpulkan Gila, Polda Jatim Masih Dalami Pelaku Penyerang Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Polda Jatim sampai saat ini belum bisa memastikan secara psikis apakah pelaku penyerang KH Abdul Hakim Mubarok mengalami gangguan jiwa atau...
Afifun Nidlom

Muhammadiyah Desak Kepolisian Usut Tuntas Penyerangan Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas aksi penyerangan yang dialami pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem, Paciran,...
Frans Barung Mangera

Berbeda Dengan Legislator, Polisi Tegaskan Penyerang Ulama Belum Dipastikan Gila

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Polda Jatim menegaskan bahwa pelaku penyerangan terhadap KH Abdul Hakam Mubarok, pengasuh Ponpes Muhammadiyah Karangasem, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, pada Ahad...

Hormati Hari Libur Nasional dan Keagamaan, Jatah Waktu Kampanye Dipotong

SURABAYA, SERUJI, CO.ID - KPU Jatim mengurangi total pelaksanaan masa kampanye Pilgub Jatim 2018 menjadi selama 119 hari, dari total keseluruhan hitungan sejak tanggal...
loading...
KH. Luthfi Bashori

Nikah Mut’ah Pernah Dihalalkan, Lantas Dilarang Untuk Seterusnya

Sy. Abdulah RA mengisahkan, ia dan para shahabat pergi berperang besama Rasulullah SAW tanpa disertai wanita (istri mereka). Lalu para shahabat bertanya kepada Rasulullah...

Dilema Piala Presiden, Antara Kekuasaan dan Etika

Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan, tertahan di panggung penonton dan tidak ikut serta turun ke lapangan mendampingi Presiden Joko Widodo, setelah dihentikan oleh Paspampres...
IMG_20180219_192213

Habib Lutfi : Umat Islam Harus Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Kotawaringin Barat - Ribuan warga Pangkalan Bun, Sabtu (17/2) malam, membanjiri Lapangan Sampuraga. Kehadiran mereka guna mengikuti acara Kobar Bershalawat yang diadakan oleh Pemerintah...