Presiden Kunjungi National Martyrs’ Memorial Bangladesh


JAKARTA, SERUJI.CO.ID –  Presiden Jokowi mengunjungi National Martyrs’ Memorial di Savar pada hari kedua kunjungan kenegaraan ke Bangladesh, Ahad (28/1).

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulis menyebutkan, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi berkunjung ke National Martyrs’ Memorial di Savar, Bangladesh.

Monumen ini adalah tempat mengenang para pejuang kemerdekaan Bangladesh.

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana tiba di monumen tersebut pada pukul 08.30 waktu setempat atau 09.30 WIB dan disambut oleh beberapa pejabat dari Kementerian Pertahanan Bangladesh.

Tak berapa lama berselang, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana berjalan kaki menuju tempat peletakan karangan bunga.

Di tempat itu, Presiden Jokowi didampingi pasukan kehormatan meletakkan karangan bunga, untuk kemudian mengheningkan cipta selama satu menit.

Setelah meletakkan karangan bunga, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana mengisi buku tamu di tempat yang telah disediakan.

Kegiatan di National Martryrs’ Memorial diakhiri dengan penanaman pohon Tanjung. “Bismillahirrahmanirrahim,” ucap Presiden Jokowi saat menanam pohon dan menyiramnya.

Dari National Martyrs’ Memorial, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana melanjutkan perjalanan menuju Bangabhandu Memorial Museum. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.
close