Tim Pencari Fakta Ambil Kotak Hitam Kecelakaan Pesawat di Kuba


HAVANA, SERUJI.CO.ID – Tim pencarian Kuba mengambil perekam data penerbangan  dari pesawat penumpang yang jatuh Jumat (18/5) pekan lalu, yang menewaskan 111 dari total 113 orang yang berada dalam pesawat itu, menurut televisi pemerintah Kuba, Kamis (25/5), melalui siaran petangnya.

Tim pencari sudah menemukan perekam suara kokpit. Rekaman gambar tragedi yang diambil oleh orang yang lewat dan penduduk setempat, ditambah kesaksian mereka, telah membantu para penyidik menemukan perekam kedua.

Keduanya, yang dikenal sebagai “kotak hitam”, sangat penting untuk menjelaskan apa yang salah dengan pesawat berusia 39 tahun yang jatuh ke ladang di selatan Havana sesaat setelah tinggal landas dan kemudian terbakar.

Pesawat berjenis Boeing 737 itu, yang disewakan oleh perusahaan Damojh di Meksiko ke maskapai utama Kuba “Cubana”, bertujuan ke Kota Holguin di wilayah Timur, 100 dari korbannya adalah warga Kuba.

Tujuh orang Meksiko, dua orang Argentina dan dua Sahrawi dari daerah yang disengketakan di Sahara Barat yang dikenal sebagai Republik Demokratik Arab Sahrawi turut menjadi korban dalam tragedi itu.

Kuba memimpin penyidikan terhadap kecelakaan itu, salah satu kecelakaan terburuk di Karibia, bersama dengan penyelidik Meksiko dan AS.

Hanya dua wanita Kuba yang selamat tetapi berada dalam kondisi kritis akibat luka bakar dan trauma lainnya, tutur direktur rumah sakit tempat mereka dirawat.

Otoritas penerbangan sipil Meksiko mengatakan bahwa mereka telah menangguhkan operasi Damojh, sementara itu memastikan perusahaan tersebut mematuhi peraturan dan mengumpulkan informasi untuk membantu penyelidik menemukan penyebab kecelakaan itu.

Sebelumnya, keluhan atas pemeliharaan dan langkah-langkah keamanan yang tidak memadai telah muncul dalam beberapa hari terakhir. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close