Muslim di Kota Quebec akan Punya Pemakaman

41
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Wali Quebec City Regis Labeaume, Premier (gubernur) Quebec Philippe Couillard memberi penghormatan di depan peti jenazah korban penembakan di masjid Quebec. (foto: courtesy to THE CANADIAN PRESS)

QUEBEC – Komunitas Muslim penduduk Kota Quebec, provinsi Quebec di Kanada, akhirnya memiliki lahan pemakaman sendiri. Pemakaman Muslim Kota Quebec akan menjadi pemakaman Muslim kedua di provinsi Quebec setelah di Laval.

Radio-Canada pada Senin (20/2) melaporkan, 70 anggota jamaah masjid Centre Culturel Islamique de Québec menggunakan dana $215.000 untuk membeli tanah 12.000 meter persegi di Saint-Apollinaire di seberang sungai ibukota provinsi Quebec.

Pembelian, yang urusannya masih diselesaikan, ini mengakhiri pencarian bertahun-tahun atas lahan pemakaman untuk Muslim. Pengurus jamaah sempat akan beli tanah di dalam batas Kota Quebec, tetapi harganya $ 1 juta dan terlalu tinggi.

Masjid Centre Culturel Islamique de Québec menjadi tempat serangan yang menewaskan enam orang jamaah pada 29 Januari. Walikota Quebec Regis Labeaume, 3 Februari, berjanji memberikan tempat untuk pemakaman kaum Muslim.

Keluarga korban tewas bersedih terkait pemakanan. Di Kota Quebec tidak ada pemakaman Islam. “Kebanyakan mereka ingin korban dimakamkan di sini, tetapi sayangnya tiada pemakaman Islam,” kata Hadjira Belkacem, presiden asosiasi pemakaman Quebec Muslim, dikutip CBC News.

Sebagian korban dimakamkan di Laval, lainnya dipulangkan ke tanah leluhur.

EDITOR: Omar Ballaz

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama