Jika Korut Hentikan Pengembangan Nuklir, AS Akan Janjikan Kesejahteraan

WASHINGTON, SERUJI.CO.ID – Korea Utara akan menyambut penuh perdamaian dan kesejahteraan jika negara tersebut menghentikan program pengembangan senjata nuklir, kata Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo pada Jumat (11/5).

Pompeo menyampaikan pernyataan tersebut menjelang pertemuan bersejarah antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

“Jika Korea Utara berani mengambil langkah untuk melakukan denuklirisasi secara cepat, maka Amerika Serikat siap bekerja sama dengan Korea Utara untuk mencapai level kesejahteraan yang setara dengan sahabat kami Korea Selatan,” kata Pompeo dalam konferensi pers usai berunding dengan menteri luar negeri Korea Selatan di Washington.

“Jika Pemimpin Kim memilih jalan yang benar, ada masa depan yang penuh perdamaian dan kesejahteraan bagi rakyat Korea Utara,” kata dia.

Pompeo, yang baru saja kembali dari Pyongyang pada pekan ini bersama tiga tahanan asal Amerika Serikat yang ditawan oleh Korea Utara, mengatakan bahwa pembebasan ketiga orang itu sangat membantu kesuksesan pertemuan antara Trump dan Kim di Singapura pada 12 Juni mendatang.

Pompeo mengatakan bahwa perundingan antara dirinya dengan Kim di Pyongyang berlangsung “baik dan subtantif”. Dia yakin kedua belah pihak telah mengerti tujuan dari pertemuan puncak Washington dengan Pyongyang.

Pompeo mengatakan bahwa penghapusan nuklir secara penuh di Semenanjung Korea akan memerlukan verifikasi yang ketat oleh Amerika Serikat dan beberapa negara lain.

“Ini tentu saja adalah upaya yang besar, namun saya dan Pemimpin Kim sudah punya kesempatan untuk berdiskusi dengan baik. Jadi saya berpendapat bahwa kedua negara sudah saling mengerti apa yang menjadi tujuan bersama,” kata Pompeo.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Korea Selatan Kang Kyung-wha menekankan bahwa sanksi terhadap Pyongyang tidak akan dicabut sampai mereka mengambil langkah konkrit untuk menghapus nuklir.

“Kami sangat berharap bisa menyaksikan langkah-langkah lebih lanjut dan lebih konkrit menuju denuklirisasi dalam pertemuan puncak antara Amerika Serikat dengan Korea Utara. Jadi kami tidak akan membicarakan mengenai pelonggaran sanksi hingga saat ini,” kata dia. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Demikian Mudah Dikenali Sebagai Hoaks, Info 7 Kontainer Surat Suara Masih Telan “Korban”

Yang membuat saya heran, kenapa para politisi, terutama yang menyebarkan info hoaks ini di akun media sosial (walau dalam bentuk tanya sekalipun) tidak mengenali bahwa info ini adalah hoaks?

Skyline Message

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER