Bentrokan Depan Kedubes Turki, AS Prihatin

0
113
erdogan
Pendukung Presiden Turki Erdogan meneriakkan slogan pada lawannya di depan Kedutaan Besar Turki di Washington. (FOTO: REUTERS/Jonathan Ernst)

WASHINGTON – Pemerintah Amerika Serikat mengungkapkan keprihatinannya atas kekerasan yang dilakukan oleh satuan keamanan Presiden Turki terhadap demonstran yang memrotes Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Menurut Al-Jazeera, dua orang ditangkap dan 11 lainnya cedera dalam demonstrasi yang berujung bentrokan di depan Kedutaan Besar Turki di Amerika Serikat pada saat Presiden Erdogan tengah berkunjung.

Rekaman video pada Selasa (16/5/2017) memperlihatkan sejumlah pria berjas hitam melewati polisi untuk menendang dan memukul demonstran. Polisi menyebut kekerasan tersebut sebagai “serangan brutal terhadap aksi damai”. Namun Kedutaan Besar Turki mengatakan bahwa para demonstran telah secara agresif memprovokasi warga Turki-Amerika yang tengah berkumpul untuk menyambut presiden Erdogan.

Satuan keamanan Turki telah meminta polisi untuk bertindak namun tidak digubris sehingga mereka kemudian menanggapinya sebagai wujud pembelaan diri.

Departemen Luar Negeri AS kemudian mengeluarkan sebuah pernyataan keprihatinannya.

“Kami prihatin dengan insiden kekerasan tersebut. Satuan keamanan Turki terlibat dalam pertikaian itu. Kekerasan bukanlah respons yang tepat terhadap kebebasan berbicara, dan kami mendukung hak-hak orang di mana saja untuk bebas berekspresi dan melakukan demonstrasi damai,” ujar juru bicara Departemen Luar Negeri AS Heather Nauert dalam sebuah pernyataan, Rabu (17/5).

“Kami telah membicarakan kekhawatiran atas kekerasan ini terhadap Pemerintah Turki dengan sedalam dalamnya,” lanjutnya.

Departemen Kepolisian Metropolitan Washington mengatakan telah menahan dua warga AS yaitu Aymen Necmi (49 tahun) dan Jalal Kheirabadi (42 tahun) atas insiden tersebut.

Sehari sebelum bentrokan itu terjadi, Presiden Erdogan telah bertemu dengan Presiden AS Donald Trump dalam kunjungan yang membahas berbagai macam isu bilateral antara kedua negara. (M. Gauzal Asnawi)

 

EDITOR: Iwan Y

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polda Sulsel Ringkus Sindikat Narkoba Jaringan Internasional

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Selatan meringkus tersangka, yang merupakan sindikat peredaran narkoba jaringan internasional, setelah lebih dari dua tahun...
Pemukiman Yahudi di Tepi Barat

Israel Akan Bangun Ribuan Rumah Baru di Tepi Barat

YERUSALEM, SERUJI.CO.ID - Menteri Pertahanan Israel pada Kamis (24/5) mengatakan berencana meminta persetujuan untuk pembangunan sekitar 2.500 rumah baru sebagai permukiman Yahudi di Tepi...
ott, korupsi

KPK Periksa Bupati Buton Selatan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat bersama enam orang yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) tiba...

Thailand Rebut Angka Pertama Atas Indonesia di Piala Uber

BANGKOK, SERUJI.CO.ID - Tim Thailand merebut angka pertama atas Indonesia pada pertandingan babak perempat final turnamen bulu tangkis beregu putri Piala Uber melalui pemain...

Angka Kurang Gizi di NTB Masih Tinggi

MATARAM, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Barat menyebutkan angka kurang gizi di wilayah itu masih tergolong tinggi. "Masih tinggi prevalensi kurang gizi di NTB,...