Tangkap Dua Pengedar Sabu di Medan, Seorang Anak Tertembak

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Personel Polsek Medan Timur menangkap dua orang pengedar narkotika di Jalan Ampera Medan. Namun, AA seorang bocah berusia 14 tahun terkena peluru nyasar saat berada di lokasi penangkapan itu.

“AA tertembak di bagian kaki. Sudah dibawa ke rumah sakit. Dia berada di TKP penangkapan sekitar pukul 01.30 WIB tadi malam,” kata Kapolsek Medan Timur, Kompol Wilson Bugner, Rabu (31/1).

Dia menceritakan kejadian berawal saat personel melakukan penangkapan di Jalan Ampera Medan. Polisi menangkap dua pemakai dan pengedar narkotika atas nama Siwa Kumar (24) dan Hendriyan (36). Keduanya warga Jalan Ampera 3 Glugur Medan.

“Kedua pelaku ditangkap saat bermain kartu dan menghisap sabu di pinggir jalan. Mereka memberikan perlawanan polisi,” ujarnya.

Tak hanya itu, menurut Wilson, kedua pelaku juga memprovokasi warga dengan meneriaki polisi maling. Warga yang terprovokasi langsung mengejar polisi dan melempari mobil polisi pakai batu hingga rusak.

“Warga berkeluaran dari rumah dan memberikan perlawanan pada polisi. Sebenarnya masyarakat tidak tahu siapa yang salah. Mobil operasional pecah dan ada batu tertinggal dalam mobil,” pungkasnya.

Saat pelaku diamankan, warga terus mengejar polisi. Kesempatan itu dimanfaatkan salah seorang pelaku berinisial B untuk kabur. Ternyata, pada saat itu, AA bocah laki-laki tersebut juga berada di lokasi dan tertembak.

“Polisi masih melakukan pengejaran terhadap bandar sabu yang kabur. Di TKP penangkapan itu AA bocah laki-laki tertembak. Rumahnya dari TKP berkisar 3 meter saja. Untuk kedua pelaku yang tertangkap kita jerat pasal penyerangan, memprovokasi dan kepemilikan narkoba. Keduanya juga residivis,” bebernya.

Kompol Wilson menyebutkan polisi juga tengah melakukan penyelidikan dan mendalami peran AA. Apalagi AA berada di TKP saat dilakukan penangkapan pukul 01.30 dini hari.

Bahkan setelah dilakukan tes urin, AA positif mengkonsumsi Amphetamine dan Methenamine.

“Perannya di TKP sedang kita selidiki. Dia datang ke TKP katanya untuk bermain. Si anak positif amphetamine dan methamphetamine. Tidak pada saat itu dia menggunakannnya. Tapi dia pernah aktif menghisap sabu dan inex,” urainya. (Mica/SU05)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER