Polisi Tangkap Penghina Ibu Negara di Sosmed, Ini Kronologisnya

4
133
Ilustrasi.

BANDUNG – Akhirnya tim gabungan dari Polda Jawa Barat dan Polrestabes Bandung berhasil menangkap tersangka pemilik akun @warga_biasa yang menghina ibu negara Iriana Joko Widodo melakui akun instagramnya. Tersangka ditangkap di Palembang, Sumatera Selatan.

Tersangka yang berinisial DI ditangkap di kediamannya di salah satu wilayah di Kota Palembang pada Senin (11/9) sekitar pukul 20.00 WIB. Tersangka kemudian dibawa ke Polrestabes Bandung untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Penangkapan yang dipimpin Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Yoris Maulana tidak berlangsung lama. Setelah menerima laporan pada Jumat (8/9) dari salah satu warga Bandung juga unggahan dari akun @cyber.target.operation, polisi kemudian melakukan pendalaman.

Dari hasil analisa, mengarah pada seorang perempuan berinisial DW yang beralamat di Jalan Laswi, Kota Bandung.

“Sebelumnya kami mengira pelakunya pacar DW, orang Bandung. Setelah kita amankan DW ternyata bukan dia pelakunya dan mengarah ke DI orang Palembang. Karena DI memberitahukan ke DW akun @warga_biasa itu miliknya,” ujar Yoris di Mapolrestabes Bandung, Selasa (12/9).

Alasan dibawanya tersangka ke Mapolrestabes Bandung karena polisi menerima laporan secara langsung dari masyarakat Bandung yang mengeluhkan adanya unggahan ujaran kebencian.

4 KOMENTAR

  1. Zaman sekarang tampaknya lebih mulia manusia dibanding Allah. Penghina Allah di bela mati2an. Seluruh energi bangsa ini dikerahkan utk membela dan melindunginya. Bagi yg “menghina” manusia (khusus Non Muslim) langsung ditangkap. Otak seluruh petinggi aparat diperas sedemikian rupa utk menangkap orang tsb. Negara di zaman ini benar2 telah terbolak-balik tak keruan.

  2. ini negara apa sih?
    kok hal remeh temeh kayak gitu diurus?
    katanya kerja-kerja-kerja?
    mana hasil dari kerja tersebut?
    soal sosmed aja diributin sebegitunya. hadeh..
    kalau beralasan mau menegakkan hukum, yang adil kah? jangan tebang pilih.

  3. wow….kerja luar biasa dari aparat kepolisian jabar.
    sudah dimulai ya, pembatasan kebebasan berbicara dan berekspresi negatif.
    jadi ingat wanda….dan ORBA.

    sayangnya, di artikel ini tidak disampaikan, penghinaan seperti apa yang telah dilakukan.
    kata-kata atau gambar seperti apa. Jangan-jangan itu sekedar bercanda yg banyak terjadi di sosmed.
    kalau kepolisian konsisten dengan hal ini, penjara bisa penuh sesak. dan pengadilan bakal kebanjiran sidang. apa ini langkah yg tepat?
    jadi ingat rocky gerung….

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Jusuf Kalla

Wapres: Tahun Politik Tak Perlu Dikhawatirkan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan tahun politik menjelang Pemilu 2019 tidak perlu terlalu dikhawatirkan karena Pemerintah sudah berpengalaman menghadapi pesta demokrasi lima...
ganjar pranowo

Ganjar: Pilkada Jateng Bebas Gesekan

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meyakini Pemilihan Kepala Daerah di Jawa Tengah atau disebut Pilkada Jateng pada 2018 berlangsung aman dan bebas...

TKA di Nunukan Didominasi Warga Malaysia

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Tenaga kerja asing (TKA) di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mengalami peningkatan pada 2017 dengan dominasi warga berasal dari Malaysia. Kepala Seksi Pengawasan dan...
bpom

BPOM-ITS Kerja Sama Pengawasan Obat dan Makanan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI menjalin kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur, untuk meningkatkan pengawasan...
OSO-Wiranto

Hanura Harap OSO-Wiranto Kompak Selamatkan Partai

PURWAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Hanura Tridianto mengatakan seluruh kader partainya berharap Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) dan Ketua...
loading...
KH Luthfi Bashori

Tatkala Maut Menjemput

Tatkala maut akan menjemput kita, sudahkah kita mempersiapkan diri untuk itu? Teringat Nabi Dawud dalam gubahan kisah ringan, tatkala Beliau dikunjungi malaikat Izrail, maka terjadilah...

Mungkinkah Seruji Sebagai Media Masyarakat Wakaf?

Masyarakat Wakaf merupakan salah satu fundamental terciptanya instrumen ekosistem wakaf sebagai solusi percepatan pembangunan termasuk bidang pembangunan media online bagi ummat. Hingga hari ini wacana...
ujaran kebencian

UU ITE (perlu) Direvisi?

Dalil ujaran kebencian yang kerap digunakan polisi secara serampangan berpotensi menimbulkan persepsi negatif kepada pemerintah. Seakan-akan pemerintah melalui polisi sedang membungkam kritik dan kelompok...