Polda Kalbar Ringkus Pengedar Narkoba “Kambuhan”

PONTIANAK¬†– Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda Kalbar kembali berhasil meringkus tersangka pengedar narkotika jenis sabu-sabu “kambuhan” berinisial APH (40) warga Kelurahan Siantan Tengah Kecamatan Pontianak Utara.

“Dari catatan kami tersangka APH pernah ditangkap terkait kasus narkotika jenis sabu dengan barang bukti 400 gram. Ia ditangkap di Entikong tahun 2016 oleh Polres Sanggau dengan vonis hukuman 6 tahun 2 bulan penjara,” kata Kaur Lipprodok Bidhumas Polda Kalbar AKP Cucu di Pontianak, Sabtu (9/9).

Ia mengatakan saat ditangkap oleh Ditresnarkoba Polda Kalbar, tersangka APH masih menjalani pembebasan bersyarat sejak Agustus 2016.

Namun tersangka kembali mengulangi perbuatanya dan diringkus kembali, Kamis (7/9) sekitar pukul 20.30 WIB, dengan barang bukti 210 gram sabu-sabu.

“Kali ini tersangka APH ditangkap lagi saat berada di Jalan Pramuka tepatnya di depan konter ASUS TPI, Kabupaten Kubu Raya, bersama barang bukti sabu-sabu yang dikemas dalam dua paket plastik transparan berisi kristal sabu-sabu seberat 210 gram,” ungkap Cucu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER