Terdakwa Suap Pajak Pernah Bawa Rp 1,5 Milyar ke Solo

2
248
Arif Budi Sulistyo, adik ipar Presiden Jokowi.

JAKARTA – Yuli Kanestren, Manajer Finansial PT EKP, saksi dalam kasus suap di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menyampaikan bahwa ia memberikan uang sebesar Rp 1,5 Milyar kepada bosnya, Ramapanicker Rajamohanan, yang kemudian dibawa ke Solo.

“Iya. Saya kasih uangnya ke Pak Mohan (terdakwa), terus Bapak berangkat ke Solo. Uangnya dalam bentuk rupiah, cash, melalui pesawat,” terang Yuli di Ruang Sidang Koesoemah Atmadja II, Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (6/3).

Fakta ini terungkap setelah jaksa penuntut umum membacakan BAP Yuli terkait peminjaman rekening bank Yuli dan Chief Accounting PT EKP Siswanto oleh terdakwa. Dalam BAP, terdakwa yang akrab disapa Mohan ini numpang transfer uang senilai Rp 1,5 miliar.

Dari keterangan kedua saksi didepan persidangan, tujuan terdakwa membawa uang tersebut ke Solo belum dapat diungkap Jaksa, karena baik Yuli maupun Siswanto mengaku tidak tahu untuk apa uang tersebut dibawa ke Solo dan diserahkan pada siapa.

Kasus suap ini selain telah mendudukkan Mohan sebagai terdakwa, juga menyebut-nyebut nama adik ipar Presiden Jokowi, Arif Budi Sulistyo yang berperan dalam mempertemukan Mohan dengan pejabat Ditjen Pajak.

Perkara korupsi ini bermula saat Rajamohanan diduga menyuap terdakwa Handang Soekarno, Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak Kementerian Keuangan nonaktif, sebesar USD 148.500 atau Rp 1,9 miliar. Mohan disebut menjanjikan Rp 6 miliar kepada Handang untuk memuluskan beberapa masalah pajak perusahaannya.

EDITOR: Harun S

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

bambang soesatyo

Pengamat Optimis RUU KUHP Dapat Diselesaikan di Era Bamsoet

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Peneliti Asosiasi Sarjana Hukum Tata Negara (ASHTN) Mei Susanto optimistis DPR di bawah kepemimpinan Bambang Soesatyo sebagai Ketua dapat menyelesaikan pembahasan Rancangan...
RUU Minuman Beralkohol

Kembali Pernyataan Ketum PAN Dibantah, Kali Ini Terkait RUU Minuman Beralkohol

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang tentang Larangan Minuman Beralkohol (RUU Minol) DPR RI, Arwani Thomafi membantah pernyataan Ketua Umum Partai...
Bima Arya Sugiarto

Pemkot Bogor Hentikan Izin Tempat Hiburan Malam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, mengambil tindakan preventif tidak mengeluarkan izin tempat hiburan malam (THM) pascakejadian perkelahian antara anggota Brimob dengan...

Coutinho Dekati Debut di Barca Setelah Berlatih Bersama Tim

BARCELONA, SERUJI.CO.ID - Pelatih Barcelona Ernesto Valverde mengatakan Philippe Coutinho dapat melakukan debutnya untuk klub pada pertandingan leg kedua perempat final Piala Raja melawan...
menhub

Menhub: Tilang Truk Kelebihan Muatan

CIKARANG, SERUJI.CO.ID - Polisi akan menilang truk yang membawa kelebihan muatan barang saat melaju di jalur Jakarta-Bandung, mengingat selama ini kendaraan tersebut dituding sebagai...
loading...
Perlengkapan Mendaki

Perlengkapan Mendaki Dengan Si Kecil

Untuk mengajak si kecil mendaki, tentunya memerlukan persiapan yang lengkap, selain persiapan mental dan fisik untuk orang tua tentunya. Berdasarkan pengalaman penulis pada saat mendaki...
panahan

Jelang Piala Danlanud Cup, Sejumlah Pemuda Gencar Berlatih Panahan

Kotawaringin Barat - Sejumlah pemuda berlatih olahraga Panahan di lokasi taman kota Pangkalan Bun Park Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah, Minggu (21/1) sore. Sesi...
Model Berhijab

Pertama Kalinya, L’Oreal Gunakan Model Berhijab

Paris - L'Oréal Paris membuat gebrakan dengan memakai jasa seorang wanita berhijab Amena Khan, blogger asal inggris, untuk promosi produk perawatan rambut terbarunya, Elvive. Amena,...