Setya Novanto Dukung Pembentukan Densus Tipikor Polri

2
93
setya novanto, setnov
Setya Novanto, Tersangka Kasus KTP-el (Foto: Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua DPR RI Setya Novanto mendukung rencana rencana Kapolri Jendral Tito Karnivian membentuk Detasemen Khusus Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) Polri.

“Densus Tipikor kerjanya sama seperti lembaga penegak hukum lainnya yang pemberantasan korupsi, seperti Kejaksaan dan KPK,” kata Setya Novanto usai membuka seminar nasional “Revitalisasi Ideologi Pancasila Sebagai Landasan Perjuangan Partai Golkar” yang diselenggarakan Fraksi Partai Golkar MPR RI di Jakarta, Kamis (19/10).

Menurut Novanto yang pernah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus mega korupsi KTP-el oleh KPK ini, dirinya mengapresiasi pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang menjelaskan rencana pembentukan Densus Tipikor pada rapat kerja dengan Komisi III DPR RI pekan ini.

DPR RI, kata Novanto, telah membedah plus-minus pemberantasan korupsi melalui Pansus Angket KPK.

“Polri berani membentuk Densus Tipikor menunjukkan Polri berani melakukan pemberantasan korupsi di daerah,” katanya.

Ketua Umum Partai Golkar tersebut menyatakan, mendukung langkah Polri membentuk Densus Tipikor karena pemberantasan korupsi akan semakin intensif sampai ke daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan mengatakan, rencana pembentukan Densus Tipikor belum final dan belum sampai pada tahap pengambilan keputusan.

Soal anggaran Densus Tipikor, menurut dia, diusulkan dimasukkan dalam RAPBN 2018, tapi hal ini masih akan dibicarakan antara DPR RI dan pemerintah.

“Tahun 2018 sudah memasuki tahun politik sehingga banyak kebutuhan anggaran. Rencana pembentukan Densus Tipikor harus secara akurat sehingga usulan anggarannya tidak dievaluasi lagi,” katanya. (Arif R)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

2 KOMENTAR

  1. He..he….kalau Setya Novanto mendukung densus Tipikor Polri, ini mengindikasikan bahwa densus ini bukan untuk kasus2 korupsi. Nama densus tipikor ini mungkin hanya sekedar kamuflase. Yg logis saja, masak ada koruptor-kakap lagi, mendukung densus Tipikor…..Mikiiiirrr….

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU