Diduga diperuntukan pada Wali Kota uang tunai Rp200 juta dari total “fee” Rp500 juta. Sedangkan Rp300 juta dipotong Filipus untuk melunasi pembayaran mobil Toyota Aplhard milik Wali Kota.
Sedangkan, Rp100 juta diduga diberikan Filipus kepada Edi Setyawan sebagai fee untuk panitia pengadaan.
Namun, ia pun merasa tidak menerima uang apa pun terkait proyek itu.
“Saya belum terima sama sekali, tidak tahu,” kata Eddy.
Ia pun tidak mengetahui soal uang Rp100 juta yang diterima Edi Setyawan.
“Tidak tahu saya,” tuturnya.
