Akhirnya, KPK Akan Periksa Menag Lukman Hakim Dalam Kasus Rommy Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan akan memeriksa Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, sebagai saksi dalam kasus dugaan jual-beli jabatan di Kementerian agama dengan tersangka mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy (Rommy).

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengungkapkan, pemeriksaan atas Lukman Hakim akan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, pada hari ini, Rabu (24/4).

“Akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RMY (Romahurmuziy, red),” kata Febri Diansyah melalui pesan singkat yang diterima SERUJI, Rabu (24/4) dini hari.

KPK Juga Akan Periksa 3 Orang Lainnya Untuk Lengkapi Berkas Romahurmuziy

Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy.

Selain memeriksa Lukman yang juga adalah politi PPP, KPK juga akan melakukan pemeriksaan terhadap pejabat tinggi di Kementerian agama yang terkait dengan seleksi Pejabat Tinggi di Kementerian agama, yakni Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Kemenag, Aulia Muttaqin dan Muhammad Amin.

Untuk melengkapi berkas perkara Rommy, yang terkena operasi tangkap tangan KPK di Surabaya beberapa waktu yang lalu, KPK juga akan memeriksa sebagai saksi staf khusus Lukman Hakim, Gugus Joko Waskito.

“Ketiganya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RMY,” ujar Febri.

Sebelumnya, dalam pemeriksaan di ruang kerja Menag Lukman Hakim, penyidik KPK menemukan sejumlah uang yang disimpan di laci kerja Lukman. Pemeriksaan tidak hanya dilakukan di ruang kerja Menag, tapi juga beberapa ruang lain di Kemenag untuk mendalami kasus jual beli jabatan yang melibatkan Rommy sebagau Ketua Umum PPP.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Blunder

Dari Plot Pembunuhan Menuju Monarkhi Konstitusional di Arab Saudia

Aneka media luar dan dalam negeri dengan telanjang menggambarkannya. Tim 15 orang memutilasi, memotong korban ketika korban masih hidup. Suara melengking korban kesakitan yang luar biasa terdengar dan terekam.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Begini Tanggapan “Santuy” Anies Baswedan Soal Karikatur “Terendam di Lem Aibon” Tempo

Menanggapi cover majalah Tempo yang sarat kritik tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab dengan "santuy". Berikut tanggapannya.

Istana Tegaskan Mantan Napi Tidak Bisa Jadi Dewan Pengawas KPK

Dengan penjelasan Fadjroel ini, maka terbantah rumor yang beredar bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Antasari Azhar akan dipilih Presiden Jokowi sebagai Dewas KPK.

Setelah Aibon, Ditemukan Anggaran Tinner dan Helm Anak SD Senilai Puluhan Miliar di RAPBD DKI

Disampaikan oleh Irma kejanggalan yang ia temukan tersebut justru setelah Gubernur DKI Jakarta melakukan evaluasi terhadap penganggaran dalam pertemuan dengan SKPD DKI.

TERPOPULER

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close