Surga Tersembunyi Air Terjun Kedung Kandang di Desa Wisata Nglanggeran

YOGYAKARTA – Sekarang Yogya tak hanya dikenal memiliki pantai yang indah, tapi juga menawarkan wisata alam lain yaitu Air Terjun Kedung Kandang di Gunung Kidul Yogyakarta. Satu lagi stress-teraphy bertarif ekonomis di Yogyakarta.

Obyek wisata Air Terjun Kedung Kandang terletak di kompleks wisata Gunung Api Purba Nglanggeran dan Embung Sriten, sekitar 45 menit sampai 1 jam perjalanan dari kota Yogyakarta tepatnya di padukuhan Gunung Butak, Desa Nglanggeran, kecamatan Patuk.

Bagi Anda penggemar outbond, tracking atau pecinta keindahan alam, tempat yang satu ini sangat pas sekali. Jauh dari hiruk pikuk kota dengan segala kegaduhannya, Kedung Kandang menawarkan suasana alam yang sangat mempesona.

Untuk menuju lokasi air terjun Anda harus berjalan kaki sekitar 800 meter dari tempat parkir, di sepanjang perjalanan anda akan disuguhi pemandangan yang memanjakan mata, naik turun perbukitan yang berbatu dengan pohon hijaunya, gemercik air yang mengalir diselingi dengan pematang-pematang sawah yang berterasering dengan aktivitas petaninya, sungguh-sungguh mendamaikan seperti cerita alam di buku dongeng.

Perjalanan menuju air terjun begitu mengasyikkan dengan segala suasananya. Peluh dan dahaga akan segera terbayarkan ketika telah sampai air terjun. Pemandangan air terjun berundak yang gemercik membuat suasana sejuk. Anda juga bisa bermain air, membasuh muka atau sekedar mencuci kaki.

Kedung Kandang salah satu obyek wisata di desa Nglanggeran yang dikelola warga setempat dengan biaya tiket masuk cukup ekonomis. Untuk wisatawan domestik dikenakan tarif Rp 7.000 per-orang, sedangkan untuk wisatawan mancanegara Rp 20.000 per-orang.

Nah untuk pecinta wisata alam, Air Terjun Kedung Kandang dapat menjadi alternatif pilihan wisata menarik untuk dinikmati ketika Anda berkunjung ke Yogyakarta.

 

Citizen Jurnalis: Dhani Hernowo
EDITOR: Arif R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Soal Islam Nusantara

Pribumi vs Non Pribumi

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.