Kembangkan Wisata Halal di Sulsel, BPPD-Asita Gelar “Sultan Halal Fest”

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID – Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) dan Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sulawesi Selatan fokus mendorong pengembangan wisata halal di provinsi tersebut.

Kepala BPPD Sulsel Didi L Manaba di Makassar, Rabu (3/4), mengatakan ini sebagai komitmen membantu mewujudkan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dalam memperkenalkan wisata halal itu.

“Kami (BPPD-Asita) akan menggelar kegiatan promosi bertajuk ‘Sultan Halal Fest’ pada bulan Ramadhan di Monumen Mandala, yang sekaligus menjadi ajang sosialisasi terhadap berbagai potensi wisata halal,” kata Didi yang juga Ketua DPD Asita Sulsel tersebut.

Wisatawan Muslim Indonesia 10 Besar Dunia Yang Paling Banyak Berwisata

Wisatawan muslim (foto:istimewa)

Berdasarkan data Global Muslim Traveler, wisatawan muslim Indonesia disebut berada dalam 10 besar negara yang paling banyak berwisata tetapi sebaliknya justru tidak termasuk dalam 10 tempat sebagai destinasi kunjungan wisatawan muslim.

Untuk itu, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memberikan kesadaran terhadap produk wisata halal kepada para pelaku industri pariwisata di Sulsel.

“Sultan Halal Fest” Ajang untuk Edukasi Wisata Halal

Masjid 99 Kubah
Rancangan Masjid 99 Kubah di Makassar

Termasuk tentunya untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya wisata halal dalam mendukung potensi destinasi yang ada di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan.

“Jadi kami akan menghadirkan berbagai gerai, mulai dari destinasi hingga perbankan syariah. Kita memang melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk menyukseskan kegiatan ini,” kata Didi.

Ini juga sesuai kesepakatan bersama dimana Pemprov Sulsel yang meminta adanya sinergitas diantara seluruh pihak dalam mendorong peningkatan pariwisata di Sulsel, kata Didi.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Menggugat Kepedulian Mahasiswa Atas Nasib Bangsa

Publik saat ini bertanya-tanya, apakah Mahasiswa Indonesia dan juga Organisasi Mahasiswa terutama yang bersifat eksternal kampus seperti HMI, GMKI, GMNI,PMKRI, PMII, IMM, KAMMI dan berbagai Ormawa lainnya masih ada?

Tidak Takut Sendirian Jadi Oposisi, Begini Penjelasan Tegas PKS

Menanggapi pergerakan partai-partai yang selama Pilpres 2019 berkoalisi mendukung Prabowo berhadapan dengan Jokowi tersebut, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan mereka tidak bergeming dari posisinya yang ingin tetap jadi oposisi. Begini alasannya.

Dahnil Anzar: Gerindra Juga Siap Jadi Mitra Koalisi Presiden Jokowi

“Jadi, sampai detik ini Pak Jokowi dan pihak Pak Jokowi belum bilang mau memberikan sekian banyak menteri ke Pak Prabowo dan Gerindra, itu belum ada,” tukas Dahnil.

Nilai Negara Darurat Radikalisme, NU Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Terorisme

KH Said menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air sekarang ini.

Wanita Penyebar Video “Penggal Kepala Jokowi” Akan Divonis Siang Ini

Ina didakwa menyebarkan video yang kemudian viral berisi konten seorang pria berinisial HS mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi.

Tidak Hanya Bukan Penentu Ketum IKA ITS Terpilih, Hasil OMOV Juga Berpeluang Dianulir Senat

Namun, menurut Cak Tatok, nama-nama calon Ketum yang terpilih di OMOV masih berpeluang dianulir oleh Senat IKA ITS karena pertimbangan PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela).

Inilah Bakal Calon Ketum IKA ITS Yang Akan Dipilih dengan Sistem OMOV

Namun, ada yang berbeda pada OMOV IKA ITS yang akan melibatkan seluruh alumni ini, dimana hasil OMOV bukanlah sebagai penentu Ketum terpilih, tapi hanya sebagai proses penjaringan calon Ketum yang kemudian akan dipilih di Kongres.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Nilai Negara Darurat Radikalisme, NU Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Terorisme

KH Said menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air sekarang ini.