Peduli Negeri dari Insan Kesehatan

Oleh: Dr. dr. Tubagus Odih Rhomdani Wahid, SpBA, berkisah tentang kegiatan Bakti Sosial di Kepulauan Meranti oleh IDI Pekanbaru.

0
145
  • 47
    Shares

“Jika kalian berbuat baik,sesungguhnya kalian berbuat baik untuk diri kalian sendiri”, QS Al Isra ayat 7.

“Sebaik baiknya manusia adalah yang bermanfaat kepada manusia lainnya”, Hadist Rasululloh

Kesempatan, kemampuan dan kemauan pada diri manusia akan dapat tersalurkan dengan baik bila meyakini segala perjalanan hidup senantiasa ingin teriringi ibadah dan semata mata mengharap ridho Alloh Ta’ala

Loading...

Belum lama dan masih berlangsung gempa susulan melanda saudara saudara kita di NTB, mohon maaf raga belum sampai ketempat saudara saudara di NTB. Insya Alloh selain raga akan senantiasa berusaha dapat ikut berperan guna membantu saudara saudara kita..

Bukan menafikan gempa di NTB, saya dan kami khususnya tenaga kesehatan yang tergabung dalam acara Bakti Sosial bersama IDI wilayah Riau dan PERSI (Persatuan RS wilayah Riau), melakukan tour kemanusiaaan ke daerah saudara-saudara kita yang belum secara maksimal mendapatkan pelayanan kesehatan. Namun bukan berarti pemerintahan daerahnya tidak peduli tetapi lebih kepada demografi yang relatif sulit, berpulau pulau, sehingga menuju ke lokasi harus lewat darat, sungai dan kemudian berjalan kaki.

Hal ini juga dikarenakan tenaga kesehatan belum tersebar secara merata dan jumlahnya pun belum mencukupi khususnya pelayanan spesialisasi.

Maka kami memulai perjalanan kami dari Pekanbaru, demi mewujudkan agar pelayanan kesehatan dapat menyentuh daerah-daerah pelosok yang sulit untuk dijangkau dan difasilitasi.

HARI PERTAMA

Setelah subuh kami telah mulai bersiap. Kami berkumpul di kantor IDI Pekanbaru. Setalah berkonsolidasi secukupnya (terkumpul hampir 160 tenaga kesehatan, dokter spesialis, dokter umum, koasisten, perawat dan tenaga pendukung lainnya), menggunakan kendaraan darat, kami menuju pelabuhan Buton yang berjarak tempuh 4 jam.

Kemudian disambung perjalanan air melewati Sungai Siak dan menyusuri anak sungai siak yang merupakan sungai terdalam di Indonesia. Kemudian menembus muara, selanjutnya melewati Selat Malaka dengan suasana langit cerah biru membentang, sampailah kami kepulau Meranti.

Alhamdulillah.

Kami diterima oleh bapak Sekda Meranti dan kemudian kami diantar dengan Becak Meranti ketempat penginapan.

Selanjutnya kami diterima bapak Bupati bersilahturahim untuk kemudian bersama sama menghadiri tabliq Akbar bersama Ustadz Abdul Somad.

loading...

TERBARU