Mahasiswa Surabaya Ciptakan Biskuit Atasi Mual pada Ibu Hamil

0
122
Empat mahasisiwi Unusa Surabaya menciptakan biskuit untuk ibu hamil, Selasa (23/1/2018). (foto:Devan/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Empat mahasiswa Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) membuat inovasi makanan untuk ibu yang sedang hamil. Mereka adalah Wahyu Erisa Fitrl, Nurul Afifatul Azizah, Tika Pratama Putri yang merupakan mahasiswa D3 Kebidanan, dan Khoirun Nabila mahasiswa S1 Keperawatan.

Keempat mahasiswa Unusa tersebut berkolaborasi membuat produk untuk mengatasi mual pada ibu hamil trimester pertama yang diberi nama “Bik Nunnah Mringis” atau “Biskuit Nutrisi Sunnah Atasi Morning Sickness”.

Ketua Kelompok, Nurul Afifatul Azizah mengatakan, tidak menyangka akan lolos seleksi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) untuk mendapatkan hibah program Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) tahun 2017.

Loading...

”Kami hanya membuat proposal, kami ikutkan dan Alhamdulillah berhasil,” ujarnya kepada SERUJI, Selasa (23/1).

Selain nama yang unik bahan untuk Bik Nunnah Mringis ini juga unik, yakni dari buah kurma. Buah kurma adalah buah yang disunnahkan Nabi Muhammad SAW untuk dikonsumsi umatnya karena kandungannya yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

Mahasiswi yang akrab disapa Afif ini mengatakan, dia dan teman-temannya sengaja memilih bahan baku kurma karena kandungan nutrisinya.

”Kami pernah ikut seminar tentang kandungan buah kurma ini. Karenanya kami membuat sesuatu dari kurma ini,” terangnya.

Afif mengakui, kurma sangat bagus untuk menggantikan nutrisi ibu hamil yang berkurang karena mengalami morning sickness atau mual. Dimana morning sickness ini sangat mempengaruhi pertumbuhan janin, karena sang ibu sulit untuk mengonsumsi makanan.

“Morning sickness ini banyak dialami para ibu hamil di trimester pertama. Saya mulai praktik di bidan mandiri dan 80 persen ibu hamil yang datang itu mengalami morning sickness. Maka, kami semakin bertekad untuk membuat sesuatu yang bisa mengurangi rasa mual dan juga bisa menggantikan nutrisi ibu yang mengalami morning sickness,” ujarnya.

Kini, Afif dan kawan-kawan sudah berhasil memproduksi Bik Nunnah Mringis ini, 6 kali dalam sebulan di mana satu kali produksi bisa menghasilkan 40 pak yang berisi 300 gram atau 15 keping biskuit. Mereka pun menjualnya dengan harga Rp 28 ribu per paknya. (Devan/SU05)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU