Keturunan Tokoh NU Dalam Rombongan Raja Salman

JAKARTA – Dari 1500 orang jumlah rombongan Raja Salman yang berkunjung ke Indonesia ternyata ada salah satu pengusaha keturunan asal Indonesia yang ikut serta.

Adil Abdul Manief Makki nama dari pengusaha muda keturunan Indonesia berumur 33 Tahun tersebu. Pria yang akrab disebut Adil ini juga berparas tampan, beliau adalah perintis Perusahaan Adil Makki Contracring Compani (AMCO) berdomisili di Jeddah, jabatan sebagai KADIN Bidang Hospitality Arab Saudi yang di pegang ikut membawanya dalam rombongan Raja Salman.

Adil adalah cicit dari salah seorang tokoh Ulama NU KH.Zainul Arifin Pohan yang merupakan tokoh panglima santri NU, dan juga pernah menjabat wakil perdana Mentri era kabinet Ali Sastroamijoyo, ia merupakan salah satu tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia.

Lahir dari seorang Ibu asli Indonesia dan Ayah berdarah Arab, kepintarannya dalam berbisnis mengalir dari darah Ayahnya, dalam wawancara di sebuah stasiun TV, ia menjelaskan; walau sudah lama tinggal di Arab Saudi, ibunya selalu memperkenalkan budaya Indonesia, dan selalu mengajak liburan ke Indonesia, makanya pantas kalo makanan favorit Adil adalah sambal goreng.

Dalam wawancara ditanyakan apa makanan yang di cari selama di Indonesia, ia menjawab “nasi uduk”, pria yang mempunyai motto “kesenangannya adalah prestasi dan bekerja bukan atas tekanan tapi atas kesenangan,” patut dijadikan contoh bagi generasi muda kita.

EDITOR: Harun S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.