Sebelum Dikonsumsi, Sebaiknya Buah Alpukat Dicuci Bersih, Mengapa?

Bakteri dan kuman yang ada di kulit alpukat bisa berbahaya jika masuk ke dalam tubuh.

SERUJI.CO.ID – Seringkali orang mengabaikan hal terpenting saat akan mengonsumsi buah alpukat, seperti mengabaikan proses pencucian kulitnya.

Padahal, menurut laporan sebuah badan pengawasan obat asal Amerika, kulit alpukat yang tidak dicuci sebelum dikonsumsi, bisa menyimpan bakteri bahaya seperti listeria dan salmonella.

Saat hendak memakan alpukat, orang cenderung akan membelah menjadi dua. Kemudian diambil dagingnya hanya dengan mengeruk menggunakan sendok. Hal ini biasa menjadi alasan orang mengabaikan proses pencucian kulit buah.

Sangat disarankan untuk mencuci buah alpukat, sebelum memakannya. Meski kita meyakini jika kulitnya tak akan tercampur saat kita memakan isinya.

Baca juga: Manfaat Buah Alpukat Untuk Membantu Program Diet Anda

Berdasarkan hasil riset, bakteri Salmonella dan Listeria Mococytogenes dalam alpukat dinyatakan aktif dengan prosentase sebesar 17 persen. Bakteri ini bisa sangat berbahaya jika masuk ke dalam tubuh.

Sebaiknya, mencuci alpukat secara keseluruhan di bawah air yang mengalir dan dengan durasi 20 detik. Setelah itu, anda bisa mengeringkan dengan tissue atau lap kering. Prosedur pengolahan higienis dapat memberikan manfaat sempurna dari alpukat untuk tubuh anda. (Nia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Penegakan Hukum Yang Kaya Kezaliman dan Miskin Rasa Keadilan

Bercermin kepada praktek penegakan hukum di Indonesia beberapa tahun tarakhir, khususnya di era Rezim Pemerintahan saat ini, tentunya kita melihat banyaknya praktek-praktek penanganan kasus hukum yang masih jauh dari apa yang diharapkan.

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER