Diet Kekinian, Pilih Makanan Pedas

JAKARTA – Bagi anda yang punya berat badan lebih, bisa mencoba salah satu tren diet tahun ini. Yakni mengkonsumsi makanan dengan rasa pedas. Sensasi makanan pedas ternyata punya manfaat membakar kalori cukup banyak. Seperti yang dikuti dari HuffPost, Canada, Jika seseorang makan lada, maka kandungan senyawa pada lada tersebut akan mempercepat kemampuan tubuh untuk membakar lemak 8 persen lebih banyak.

Selain itu, untuk otak, makanan pedas seperti paprika dapat mengirimkan sinyal yang mampu membuat saraf di otak dapat merasakan sensasi kebahagiaan tersendiri. Selain mengurangi berat badan, makanan pedas juga punya manfaat lain, seperti:

  1. Menyehatkan Jantung

Menariknya lagi, mengkonsumsi makanan pedas juga bisa menyehatkan jantung. Hal ini diketahui dari sebuah studi analisa diet global, bahwa risiko terkena serangan jantungnya lebih kecil terhadap orang yang lebih banyak makan makanan mengandung rempah-rempah. Oleh karena itu, bila seseorang melakukan diet dengan konsumsi makanan didalamnya terdapat rempah-rempah yang banyak, maka akan meningkatkan kesehatan bagi jantung.

  1. Menghilangkan Kolesterol Jahat

Tak hanya itu, alasan lain makanan ini baik untuk menu diet lantaran makanan dengan rasa pedas mempunyai kemampuan untuk menghilangkan Kolesterol jahat (efek low-density lipoprotein) sekaligus meredakan peradangan juga.

  1. Melumpuhkan Kanker

Sementara itu, dalam penelitian berbeda yang dilakukan di Inggris, mengungkapkan, makanan pedas bekerja selaku agen untuk melumpuhkan kanker. Melalui uji klinis, sel-sel jahat yang yang berdiam di pankreas dan paru-paru akan bisa mati oleh senyawa dari makanan rasa pedas.

Orang yang mengkonsumsi makanan rasa pedas sebanyak enam hingga tujuh kali dalam satu minggu 14 persen lebih rendah mengalami risiko kematian dini, ungkap sebuah studi pada tahun 2015 yang diterbitkan British Medical Journal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.