MENU

Penyatuan Sunda dan Jawa Lewat Sebuah Nama Jalan

Disambut Baik

Adanya rekonsiliasi budaya Sunda dan Jawa melalui nama Jalan Diponegoro dan Sunda di Provinsi Jawa Timur dan rencana ada nama Jalan Hawam Wuruk serta Jalan Majapahit di Kota Bandung, disambut baik oleh budayawan Sunda Yayat Hendayana.

Yayat hal tersebut merupakan langkah yang baik untuk memperbaiki sejarah kelam antara dua suku terbesar di Indonesia.

“Kalau menurut saya ini sebuah langkah pertama yang baik dan harus kita lanjutkan. Seperti di Jawa sudah mulai menempatkan nama Sunda di sana, seperti Siliwangi dan Padjajaran,” ujar Yayat.

Namun, dia mengimbau kepada Pemprov Jawa Barat agar jangan terlalu tergesa-gesa dalam melakukan langkah rekonsiliasi ini, termasuk mengubah nama jalan di Jawa Barat.

Menurut dia, masih diperlukan lagi pendekatan-pendekatan terlebih dahulu kepada masyarakat, khususnya tokoh dan budayawan Sunda.

“Memang sejauh ini memang belum ada konsultasi atau pendekatan yang dilakukan pemerintah terkait dengan rekonsiliasi dan rencana perubahan nama jalan,” katanya.

Ia menyebutkan masih ada sebagian kelompok masyarakat, khususnya tokoh-tokoh Sunda, masih merasakan luka yang dalam akibat peristiwa Bubat tersebut.

Hal tersebut bisa dilihat dengan adanya penolakan yang pernah dilakukan tokoh-tokoh Sunda saat mendengar perang Bubat akan dibuatkan film.

Hal serupa juga diutarakan oleh Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi.

Politikus PDIP itu menyambut baik rekonsiliasi budaya Sunda dan Jawa yang digagas Pemprov Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

“Saya melihatnya rekonsiliasi budaya ini bukan hanya sebatas pergantian sebuah nama jalan semata, melainkan ini wujud dari kesatuan dan persatuan. Kita tahu Indonesia itu etnisnya sangat beragam atau banyak,” kata Ineu.

Selain penggantian nama jalan di dua provinsi, kata Ineu, ada satu hal yang jauh lebih penting dalam upaya rekonsiliasi ini, yakni kebersamaan dan persatuan di lingkungan warga masyarakat.

“Sekali lagi, saya melihatnya ini bukan untuk melupakan sejarah melainkan ini adanya apresiasi dalam rangka menguatkan kebersamaan, persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia,” katanya. (Ant/SU05)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER