Tertibkan ASN Tidak Netral, Gubernur Bentuk Tim Pemantau Medsos

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Untuk menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara(ASN) pada pemilihan Gubernur Jatim 2018, Gubernur Jawa Timur Soekarwo membentuk tim khusus untuk memantau akun media sosial (medsos) seluruh pejabat dilingkungan Pemprov Jatim.

Hal itu dilakukan untuk mencegah ASN berpihak pada salah satu pasangan calon Gubernur, yang dilarang oleh aturan yang ada.

“Sampai ketahuan maka akan ada sanksi, yaitu mulai peringatan hingga pemecatan,” kata Soekarwo saat ditemui di Surabaya, Rabu (18/4).

Pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini mengungkapkan ada aparatur sipil negara (ASN) di salah satu SKPD Pemprov Jatim yang tak netral di Pilgub Jatim.

“Yang bersangkutan sudah diperiksa inspektorat karena membuat status dukungan di medsos,” ungkapnya.

Namun, sayangnya Soekarwo tak membeberkan nama dan jabatan ASN yang diperiksa inspektorat tersebut.

Soekarwo berharap kepada masyarakat untuk aktif memberikan masukan dan melaporkan jika menemukan ada ASN yang tak netral di Pilgub Jatim.

“Beritahu saya, nanti pasti saya tegakkan hukumnya. Bukan perkara siapa (cagub) yang menang. Tapi hukum harus ditegakkan dengan baik,” tegasnya. (Setya/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Orang-Orang Merdeka

Sejak media menjadi industri, informasi dan berita harus tunduk pada kepentingan pemilik modal, dan erubahlan wartawan hanya sebagai alat produksi semata

Politisi Kampungan

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.