Tamsil Linrung Bantah Terima Uang KTP-el

0
98
Tamsil Linrung (foto:istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tamsil Linrung membantah telah menerima aliran uang terkait proyek pengadaan paket penerapan KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (KTP-el).

“Tidak tahu,” kata Tamsil, seusai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/1).

Tamsil diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari yang merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.

Loading...

Lebih lanjut, ia pun tidak mengetahui soal peran Markus Nari soal penambahan anggaran KTP-el dalam APBN-P 2012.

“Tidak tahu, itu kejadian di komisi terkait. Coba tanyakanlah ke mereka dengan Kemendagri,” ujar Tamsil.

Namun, kata dia, saat pemeriksaan dirinya dikonfirmasi oleh penyidik soal penambahan anggaran proyek KTP-el tersebut.

“Iya dikonfirmasi tambahan awalnya kan sebenarnya cuma Rp 1 triliun terus ada tambahan Rp400 miliar,” ungkap Tamsil yang juga mantan Wakil Ketua Badan Anggaran DPR itu.

Lebih lanjut, ia pun menyatakan tidak ada pembahasan penambahan anggaran proyek KTP-el di Badan Anggaran saat itu.

“Tidak ada pembahasan di Badan Anggaran yang ada sinkronisasi. Pembahasan terjadi di komisi terkait, kami selaku pimpinan Banggar menanyakan kepada komisi terkait dan menanyakan Kemenkeu apakah ada masalah. Kalau ada masalah kami tidak menyetujui karena teknis Kemenkeu dan Komisi II menganggap tidak ada masalah,” ujarnya.

Dalam dakwaan terhadap mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman dan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Negeri Sugiharto nama Tamsil disebut menerima aliran dana proyek KTP-el senilai Rp5,95 triliun.

Tamsil Linrung yang merupakan mantan Wakil Ketua Banggar DPR saat itu menerima 700 ribu dolar AS.

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU