Sandiaga Uno Kembali Bersilaturahim Dengan PKB

JAKARTA – Sandiaga Uno, calon wakil gubernur DKI Jakarta yang lolos keputaran kedua PILKADA DKI berpasangan dengan Anies Baswedan kembali bersilaturahim dengan massa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hari ini, Ahad (5/3). Kali ini Sandi bertemu dengan massa PKB di Petamburan, Jakarta Pusat.

“Hari ini bersilaturahmi dengan PKB Jakarta Pusat dengan kyai kampung, mereka menyebut diri sendiri kyai kampung. Para kyai yang berhadapan dengan majelis taklim dan warga,” jelas Sandiaga, sebagaimana dikutip dari Antara.

Sandiaga menjelaskan bahwa ia berharap para kyai tersebut bisa membantu menjelaskan ke warga terkait isu pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno akan menghentikan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) jika terpilih.

“Ini tidak benar, KJP akan diteruskan bahkan ditambah fasilitasnya. Kami akan hadirkan pendidikan yang bagus, KJP akan dilanjutkan, KJP tetap ada,” kata Sandiaga.

Dia menambahkan pertemuan selama ini sangat efektif dan ia berharap hubungan dengan PKB dan keluarga NU semakin dekat.

“Dan mereka akan mengundang setiap hari, mungkin ke dua atau tiga titik di seluruh wilayah Jakarta,” ungkap Sandiaga.

EDITOR: Harun S

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Mementingkan Sasaran, Bukan Sarana

Karena itu, term NKRI Bersyariah, itu sejatinya bid’ah; tidak ada presedennya dalam sejarah Islam alias mengada-ada. Sesuatu yang bid’ah semestinya dijauhi oleh para pengikut Rasulullah Saw. Apalagi jika istilah ini diniatkan untuk hajat politik yang pragmatis.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.