PKS: Penindasan Muslim Rohingya Tragedi Terburuk Setelah Perang Dunia

2
83
rohingya
Direktur Pusat Krisis Rohingya (CC4R) Partai Keadilan Sejahtera Sukamta dalam aksi Bela Rohingya, Sabtu, 16/9/2017. (Foto: Jarot/SERUJI)

JAKARTA – Direktur Pusat Krisis Rohingya (CC4R) Partai Keadilan Sejahtera Sukamta menilai krisis yang terjadi di Rakhine state, Myanmar terhadap etnis Rohingya merupakan tragedi kemanusiaan terburuk yang terjadi pasca Perang Dunia II lebih dari 70 tahun lalu.

“Di sana orang-orang diusir dengan cara rumahnya dibakar, ditembaki, dan bahkan ditanam ranjau agar tidak bisa pergi dengan aman,” ujar Sukamta dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (16/9).

Menurut Sukamta tragedi yang terjadi di Rakhine state tersebut bukan hanya sebatas tindakan diskriminasi, melainkan sudah masuk dalam aksi genoside atau pembersihan etnis.

Meski dunia internasional sudah memberikan kecaman terhadap kekejaman pemerintah Myanmar, namun mereka tetap tidak bergeming.

Oleh sebab itu ia pun menegaskan harus dilakukan tekanan keras agar Myanmar menghentikan aksinya tersebut.

“Kalau dunia internasional tidak turun tangan mungkin kita tidak akan pernah melihat lagi warga Rohingya di Myanmar,” tutur Sukamta.

Hari ini Sukamta beserta staf CC4R ikut dalam Aksi Bela Rohingya dengan menyerukan tuntutan tersebut dan juga melakukan penggalangan dana.

Sukamta menyebutkan bahwa pihaknya telah berhasil mengumpulkan dana kemanusiaan mencapai Rp3,8 miliar yang diperoleh dari usaha penggalangan nasional.

“Semua dana kemanusiaan yang didapat CC4R akan disumbangkan melalui lembaga sosial yang tergabung dalam Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar (AKIM) yang sudah lama bekerja membantu Rohingya,” kata Sukamta. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

trump, kim jong un

Trump Akan Tambah Sanksi untuk Tekan Korea Utara

NEW YORK - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, Kamis (21/9), AS akan mengeluarkan lebih banyak sanksi terhadap Korea Utara. Sementara itu, sekutu-sekutu AS menginginkan...
rumah sakit

Bayi Yang Ditahan Rumah Sakit Karawang Meninggal Dunia

KARAWANG - Bayi laki-laki dari pasangan Ny Heni Sudiar dan Manaf yang sempat ditahan Rumah Sakit Intan Barokah, karena tidak mampu membayar tagihan biaya...

Zulkifli: Umat Islam Potensi Kekuatan Ekonomi Politik

MAGELANG - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan penduduk Indonesia mayoritas Islam merupakan potensi yang sangat besar untuk dikonversi menjadi kekuatan ekonomi dan politik...

Polisi Amankan Pemuda Mengamuk di Liponsos Surabaya

SURABAYA - Kepolisian Sektor (Polsek) Sukolilo Surabaya mengamankan seorang pemuda berusia 28 tahun yang mengamuk di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Sukolilo Surabaya. Kepala Unit Reserse...

Polisi Selidiki Senpi Yang Dititipkan ke Rumah Warga

PEKANBARU - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau, menyelidiki temuan senjata api (senpi) genggam semiotomatis jenis FN kaliber 9 milimeter yang ditipkan oleh orang tak...

Empat Tersangka Kasus Perkelahian ala ‘Gladiator’ Terancam 15 Tahun Penjara

BOGOR - Empat orang tersangka kasus "gladiator" yang menewaskan seorang siswa SMA Budi Mulya Kota Bogor, Jawa Barat telah ditangkap, keempatnya terancam hukuman 15...