PKS Kalteng Kecam Ulah Donald Trump

0
20
Demo PKS di Kedubes AS
Demo PKS di depan Kedubes AS, Ahad (10/12/2017). (Foto: Istimewa)

PALANGKA RAYA, SERUJI.CO.ID – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Provinsi Kalimantan Tengah ikut mengecam ulah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mendukung Yerusalem sebagai ibukota Israel karena telah melukai hati seluruh masyarakat dunia yang mendambakan kedamaian dan ketenteraman.

“Donald Trump telah mengundang kemarahan Umat Islam dunia dan masyarakat lain sekaligus mengabaikan fakta sejarah serta makna demokrasi yang menjunjung tinggi hak asasi,” kata Ketua Umum DPW PKS Kalteng, Heru Hidayat di Palangka Raya, Ahad (10/12).

“Penjajahan apapun alasannya sungguh merupakan perilaku biadab yang sangat-sangat bertentangan dengan peri kemanusiaan dan keadilan yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945,” tambahnya.

Menurut Heru yang pernah menjadi Anggota DPRD Kalimantan Tengah periode 2009-2014 ini, sebagai bangsa yang beradab pihaknya menolak keras segala bentuk penjajahan di muka bumi apapun alasannya, dan juga mengecam keras kebiadaban bangsa Israel terhadap bangsa Palestina.

Untuk itu Umat Islam dan seluruh anak Bangsa seharusnya mengetahui masalah Palestina bukanlah persoalan rakyat Palestina saja, melainkan Umat Islam secara keseluruhan, bahkan masalah seluruh umat manusia yang mencintai perdamaian.

“DPW PKS Kalteng menyerukan dan mengajak kepada seluruh pengurus anggota dan simpatisan untuk melakukan aksi menolak keputusan Donal Trump yang mengakui bahwa Yerusalem menjadi Ibu Kota Israel, bersama elemen masyarakat lainnya Ahad (10/12) di kawasan Bundaran Besar dari pukul 12.00 sampai dengan selesai,” ucapnya.

Harapannya aksi ini juga melakukan doa bersama dan penggalangan dana dari Umat Islam Kalteng untuk membantu perjuangan kemerdekaan bagi Bangsa Palestina sekaligus meringankan sebagian beban mereka dari siksaan, penindasan dan segenap kebiadaban yang dilakukan oleh bangsa penjajah Israel.

“Mari menyatukan gerakan mengecam tindakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Negara Israel. Ini tentang kemanusiaan dan penghapusan penjajahan,” demikian Heru. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Sekolah Pranikah

Kasus Perceraian Tinggi di Surabaya, Pemkot Adakan Sekolah Pranikah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Tingginya kasus perceraian di Kota Surabaya, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) mengadakan pembekalan bagi muda-mudi warga Surabaya yang hendak melangsungkan pernikahan. Dengan mengambil...
Sudirman Said.

Sudirman Optimis Pangkas 13 Persen Kemiskinan Jateng

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Sudirman Said optimistis memangkas angka kemiskinan Jawa Tengah yang saat ini masih mencapai 13 persen menjadi 6 persen nantinya...

Tidak Lolos Peserta Pemilu 2019, PBB Akan Ajukan Gugatan ke Bawaslu

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengatakan pihaknya akan mengajukan gugatan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait tidak...
AHY

Demokrat Tunjuk Agus Harimurti Sebagai Kogasma

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Demokrat menunjuk Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk persiapan Pemilu 2019 serta memenangkan Pilkada Serentak 2018...

Rute Wisata Transjakarta Ditambah Selama Asian Games

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berencana menambah rute wisata bus Transjakarta selama penyelenggaraan Asian Games 2018. "Selama berlangsung Asian Games, kami akan menambah...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...