PKS Kalteng Kecam Ulah Donald Trump

PALANGKA RAYA, SERUJI.CO.ID – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Provinsi Kalimantan Tengah ikut mengecam ulah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mendukung Yerusalem sebagai ibukota Israel karena telah melukai hati seluruh masyarakat dunia yang mendambakan kedamaian dan ketenteraman.

“Donald Trump telah mengundang kemarahan Umat Islam dunia dan masyarakat lain sekaligus mengabaikan fakta sejarah serta makna demokrasi yang menjunjung tinggi hak asasi,” kata Ketua Umum DPW PKS Kalteng, Heru Hidayat di Palangka Raya, Ahad (10/12).

“Penjajahan apapun alasannya sungguh merupakan perilaku biadab yang sangat-sangat bertentangan dengan peri kemanusiaan dan keadilan yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945,” tambahnya.

Menurut Heru yang pernah menjadi Anggota DPRD Kalimantan Tengah periode 2009-2014 ini, sebagai bangsa yang beradab pihaknya menolak keras segala bentuk penjajahan di muka bumi apapun alasannya, dan juga mengecam keras kebiadaban bangsa Israel terhadap bangsa Palestina.


Untuk itu Umat Islam dan seluruh anak Bangsa seharusnya mengetahui masalah Palestina bukanlah persoalan rakyat Palestina saja, melainkan Umat Islam secara keseluruhan, bahkan masalah seluruh umat manusia yang mencintai perdamaian.

“DPW PKS Kalteng menyerukan dan mengajak kepada seluruh pengurus anggota dan simpatisan untuk melakukan aksi menolak keputusan Donal Trump yang mengakui bahwa Yerusalem menjadi Ibu Kota Israel, bersama elemen masyarakat lainnya Ahad (10/12) di kawasan Bundaran Besar dari pukul 12.00 sampai dengan selesai,” ucapnya.

Harapannya aksi ini juga melakukan doa bersama dan penggalangan dana dari Umat Islam Kalteng untuk membantu perjuangan kemerdekaan bagi Bangsa Palestina sekaligus meringankan sebagian beban mereka dari siksaan, penindasan dan segenap kebiadaban yang dilakukan oleh bangsa penjajah Israel.

“Mari menyatukan gerakan mengecam tindakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Negara Israel. Ini tentang kemanusiaan dan penghapusan penjajahan,” demikian Heru. (Ant/SU02)

KONSULTASI

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.
Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Ibu Muda Ini Sudah Harus Cuci Darah, Inilah Penyebabnya

Usia masih muda, tapi wanita ini sudah harus menjalani cuci darah rutin. Apa penyebabnya? simak penjelasan dr. Irsyal Rusad., dokter spesialis penyakit dalam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Menang Hadapi Persidago, Pelatih: Persebaya Masih Perlu Banyak Pembenahan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman menilai permainan timnya...

Pernah Ditertibkan, APK di Jalan Utama Payakumbuh Masih Langgar Aturan

PAYAKUMBUH, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu Payakumbuh, Sumatera Barat,...

Warga NU Yang Tak Pilih Kyai Ma’ruf di Pilpres 2019, Habib Hasan: Keterlaluan

PURWOREJO, SERUJI.CO.ID - Rais Suriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama...

Lukman Edy Tuding Puisi Neno Warisman Sesat dan Puncak Kebohongan Kubu Prabowo

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Politikus PKB Lukman Edy menilai puisi...

Lawan Indonesia, Vietnam Yakini Semifinal Selesai Dalam 90 Menit

KAMBOJA, SERUJI.CO.ID - Pelatih Tim Nasional Vietnam U-22 Nguyen...

Harga Tiket Pesawat Masih Mahal, Menteri Pariwisata Panen Omelan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Harga tiket pesawat hingga kini ternyata...

Survei IndEX: Elektabilitas PDIP Terus Anjlok Jelang Hari Pemilihan

Kembali elektabilitas PDIP diprediksi terpuruk pada Pemilu 2019 ini.

Bantah Tudingan Berkhianat, Begini Alasan PBB Akhirnya Dukung Jokowi

Menolak disebut berkhianat, ini alasan PBB dukung Jokowi

TERPOPULER

Pengamat Nilai Panggung Debat Kedua Milik Jokowi, Begini Alasannya

Pengamat menilai panggung debat kedua milik Jokowi. Benarkah?

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Survei LSI: Walau Naik 2,1 Persen, Elektabilitas Demokrat Masih di Urutan Buncit dari 5 Partai Besar

Demokrat masih belum beranjak dari posisi paling buncit dari 5 partai besar di Indonesia.

Survei LSI: 4 Partai Islam Ini Berebut Keluar dari Parliamentary Threshold

Memprihatinkan, dari 5 partai Islam hanya 1 yang diprediksi lolos PT dalam Pemilus 2019.