Penumpang JT 610 Belum Ada Yang Teridentifikasi Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Polri menyatakan belum ada korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 yang teridentifikasi pada hari ini.

“Hasil sidang rekonsiliasi pada hari Minggu tanggal 11 November 2018 pukul 11.00 di RS Bhayangkara TK I RS Soekanto, belum ada penumpang yang teridentifikasi,” kata Komandan Tim DVI Kombes Lisda Cancer saat jumpa pers di Rumah Sakit Polri Sukanto, Jakarta, Ahad (11/11).

Rumah Sakit Polri Sukanto hingga Ahad (11/11), sore pukul 17.00 WIB, Tim DVI belum mendapatkan nama baru dari proses identifikasi jenazah.

Lisda menambahkan, diharapkan besok sudah ada nama baru dari penumpang Lion Air JT 610 yang teridentifikasi.

Hingga saat ini, penumpang Lion Air JT 610 yang telah teridentifikasi sebanyak 79 individu, dengan rincian laki-laki 59 orang dan perempuan 20 orang.

Pencarian korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang telah dihentikan secara terpusat pada Sabtu (10/11).

Hingga pencarian dihentikan, tim pencarian dan pertolongan gabungan telah mengirimkan 196 kantong jenazah ke RS Polri. Secara resmi, jumlah penumpang dan awak pesawat yang tercatat sebanyak 189 orang.

RS Polri akan terus berupaya mengidentifikasi jenazah yang diterima. Sebanyak 666 sampel DNA telah diambil dari kantong jenazah yang telah diterima oleh Rumah Sakit Polri Kramat Jati. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Begini Tanggapan “Santuy” Anies Baswedan Soal Karikatur “Terendam di Lem Aibon” Tempo

Menanggapi cover majalah Tempo yang sarat kritik tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab dengan "santuy". Berikut tanggapannya.

Istana Tegaskan Mantan Napi Tidak Bisa Jadi Dewan Pengawas KPK

Dengan penjelasan Fadjroel ini, maka terbantah rumor yang beredar bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Antasari Azhar akan dipilih Presiden Jokowi sebagai Dewas KPK.

TERPOPULER

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close