Minta Fokus Bangun Daerah, Sandi Harap Bupati Subang Tak Ikut Dukung-Mendukung

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno meminta Bupati Subang terpilih Haji Ruhimat yang didukung Partai Gerindra, PKS, PAN, Demokrat, Nasdem dan PPP untuk fokus kepada pembangunan daerahnya ketimbang ikut dukung-mendukung pada Pilpres 2019.

Sandiaga menyampaikan hal tersebut ketika melihat Bupati Subang tersebut ikutan hadir saat workshop enterpreunership dengan milenial, di Jalan Otista Subang, Ahad (14/10)

“Saya meminta Pak Bupati Subang terpilih untuk membangun daerahnya walau didukung koalisi kami. Bapak Bupati dipilih oleh rakyat. Jangan kecewakan rakyatnya, makmurkan Subang dengan terobosan-terobosan,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Ahad (14/10).

Sandi tidak ingin masyarakat terpecah-belah karena kontestasi pemilihan Presiden, akibat kepala daerah ikut dukung-mendukung.

“Saya bersama Prabowo Subianto bertekad untuk menciptakan suasana politik yang sejuk, politik teletubbies. Politik yang berpelukan, politiktainment. Politik yang juga lucu, politik yang mempersatukan,” kata mantan Wagub DKI Jakarta.

Di hadapan milenial Subang, Ssandiaga kembali memperkenalkan konsep 4 As, yakni Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas dan Kerja Ikhlas.

Dia berkanji menerapkan gerakan “One Kecamatan One Center Entrepreneurship” (OK OCE) untuk menjadi gerakan nasional. (Ant/SU01)

1 KOMENTAR

  1. Ini baru anjuran seorang pemimpin.
    Urusan rakyat lebih penting dari pada urusan calon mencalonkan.
    Urusan calon mencalonkan gak usah repot repot…. pilih saja PRABOSANDI, insya allah negara lebih maju, negara lebih membanggakan, negara lebih kaya dan negara lebih adil makmur.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Penggratisan Suramadu: Memperdalam Kekeliruan Kebijakan Pemerintah

"Kebijakan ini dibangun di atas paradigma benua, bertentangan dengan paradigma kepulauan. Dalam paradigma benua, kapal bukan infrastruktur, tapi jalan dan jembatan. Kapal disamakan dengan truk dan bis," Prof Danie Rosyid.

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Ghazwul Fikri dan Media

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.