SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Masa Kampanye Pemilihan Gubernur Jatim 2018, sudah memasuki pekan kelima, namun Alat Peraga Kampanye (APK) resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim sampai sekarang masih belum tuntas dicetak, sehingga tidak juga terpasang hingga saat ini di Surabaya.
Suasana Pilgub Jatim seakan sunyi di Surabaya, ketika APK dari KPU yang seharusnya terpampang di berbagai kawasan tidak tampak sama sekali. Justru APK liar yang meramaikan masa kampanye, meski Panwaslu sudah menertibkannya.
Menanggapi hal ini, Komisioner KPU Jatim Gogot Cahyo Baskoro menjelaskan bahwa APK kedua paslon Pilgub Jatim masih proses cetak, dan jika proses cetak selesai akan diserahkan ke KPU Kabupaten/Kota.
“Proses pengadaan APK memang butuh waktu. Sebab, jika nominalnya melebihi Rp200 juta, maka harus dilelang, setiap Kabupaten/Kota berbeda-beda. Ada yang langsung penunjukan. Tetapi mayoritas saat ini sudah terpasang secara bertahap,” ungkap Gogot di Surabaya, Senin (26/3).
Berdasarkan pantauan SERUJI, terdapat APK resmi yang sudah terpasang di perbatasan Sidoarjo-Surabaya, yakni dua baliho dari kedua paslon Gubernur Jatim.
Sementara Data yang disampaikan Gogot, untuk Sidoarjo memang sudah terpasang sejak 18 Maret silam. Sedangkan Surabaya masih proses cetak di Denpasar, Bali.
“Ada juga daerah yang sudah mulai pada tahap pemasangan. Seperti Ngawi (sudah sejak 14 Maret lalu), Gresik, Pacitan, Situbondo, dan sejumlah daerah lain,” pungkasnya. (Devan/Hrn)
