Massa Aksi Bergerak, Polisi Pasang Barikade Kawat Berduri di Depan Mabes Polri

Jakarta, Seruji.com—Massa Aksi 161 Panggilan Jihad menuntut pencopotan Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan, mulai bergerak dari Masjid Agung Al Azhar di Kebayoran Baru ke Mabes Polri di Jalan Trunojoyo. Aksi dilakukan dengan berjalan kaki.

Dari pantauan tim redaksi seruji.com di lapangan, barikade kawat berduri mulai dipasang di depan Mabes Polri, sekitar pukul 09.30.

Selain memasang kawat berduri, Mabes Polri juga mengerahkan pasukan Anti Huruhara, Dalmas, Polwan dan bantuan pengamanan dari TNI AD.

Tuntutan massa aksi ke Mabes Polri adalah menuntut Kapolri mencopot Kapolda Jawa Barat dan mengusutnya.  Aksi yang dikoordinir FPI itu sebagai bentuk protes FPI atas pengeroyokan anggota FPI  di Bandung, beberapa hari lalu, saat pemeriksaan Habib Rizieq Shihab atas kasus dugaan penodaan Pancasila. (dwihar/b.suwito/ucuy)

Keterangan foto: Barikade kawat berduri mulai dipasang di depan Mabes Polri. (foto Nael)

Reporter : Denni

Editor   : Denni

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo dan Ratu Adil

Orang-orang besar selalu hidup dengan gagasan besar. Dalam melihat kebesaran Prabowo, tentu saja kita bisa mengamati beberapa pikiran, sikap dan langkahnya beberapa waktu terakhir ini. Diantaranya adalah pertama, Anti Impor.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER