Massa “Aksi Bela Tauhid” Mulai Meninggalkan Lokasi Aksi


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Massa “Aksi Bela Tauhid” mulai meninggalkan lokasi kegiatan yang berpusat di Jalan Medan Merdeka Barat untuk kembali ke rumah masing-masing, setelah sejak usai sholat Jumat melakukan aksi.

“Mau pulang saja mas, sudah sore dan yang penting sudah ikut menyuarakan dukungan kepada agama,” tutur Taufik, salah satu peserta aksi saat ditemui di Jakarta, Jumat (26/10).

Pria asal Cicalengka, Jawa Barat ini datang bersama tujuh rekannya dan berencana untuk langsung ke daerah asalnya tersebut. Seorang peserta lainnya juga menyudahi aksi damai tersebut karena merasa sudah puas mengikuti kegiatan tersebut.

Baca juga: Ribuan Massa Aksi Bela Tauhid Mulai Bergerak dari Istiqlal ke Patung Kuda

“Kalau soal politik saya tidak ikut-ikutan, tapi saya ikut (aksi) ini karena berkaitan dengan agama, keyakinan saya. Makanya saya ikut aksi ini,” kata Jamal, warga Tanah Abang Jakarta Pusat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa mulai terlihat meninggalkan lokasi sejak pukul 14.30 atau sebelum waktu Ashar.

Sebagian sepeda motor peserta aksi yang diparkir di Jalan Budi Kemuliaan yang berada di sisi samping Bank Indonesia dan Gedung Indosat Oredoo juga telah diambil pemiliknya.

Meski demikian, namun arus lalu lintas masih padat dan masih diberlakukan pengalihan arus lalu lintas dari arah Jalan MH Thamrin. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Berdagang Kemiskinan

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close