close

Mainkan Isu Agama, Farhat Abbas Dinilai Offside

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sekjen Partai NasDem yang juga Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Johnny G Plate menilai pernyataan Farhat Abbas, anggota tim medsos Jokowi-KH Ma’ruf, yang memainkan isu agama tidak sesuai dengan pola kampanye yang digariskan TKN Jokowi-KH Ma’ruf.

“Offside itu!, (cara) itu bukan sikapnya TKN. Itu barangkali pendapat pribadi, lagi iseng mungkin,” kata Johnny di Rumah Cemara, Jakarta Pusat, Kamis (13/9).

Plate menjelaskan, pola kampanye yang diterapkan TKN Jokowi-KH Ma’ruf adalah yang mengedepankan kerja nyata dan gagasan dengan penyampaian yang penuh keramahan dan silaturahim.

“Atas peristiwa tersebut, saya sebagai TKN menyampaikan maaf terkait itu, dan itu bukan jadi bagian desainnya TKN,” ujarnya.


Baca juga: Farhat Abbas: Yang Pilih Jokowi Masuk Surga, Yang Gak Pilih Bakal Masuk Neraka!

Disamping itu, Plate juga berharap agar dalam kampanye semua pihak yang terlibat tidak menyampaikan hoaks.

Diantara hoaks tersebut, ujar Plate, seperti yang dilakukan kubu oposisi dalam menggiring opini daya beli masyarakat rendah, inflasi tinggi dan rakyat hidup susah.

Padahal, menurut Plate, hal yang disampaikan itu hoaks karena rakyat sangat menikmati infrastruktur yang merata di Indonesia.

“Ibu-ibu di rumah, sekarang tidak perlu terlalu pusing memikirkan biaya pendidikan anak, karena adanya program Indonesia Pintar. Pada saat anak-anaknya demam harus bawa ke rumah sakit rujukan, tidak perlu pusing karena jaminan kesehatannya itu tersedia dengan baik,” pungkasnya.

Baca juga: Farhat Abbas Sebut Istri Setya Novanto Bertemu Elza Bahas Kasus KTP-el

Diberitakan sebelumnya, Farhat Abbas yang jadi salah satu tim kampanye media sosial Jokowi-KH Ma’ruf Amin mengunggah di akun instagramnya dengan mengatakan yang memilih Jokowi-KH Ma’ruf akan masuk surga, sementara yang tidak memilih akan masuk neraka.

Sontak unggahan Farhat yang juga dikenal sebagai selebritis ini, mendapat respon dari warganet. Banyak pihak yang mengecam pernyataan Farhat yang dinilai telah menggunakan isu agama untuk kampanye. (ARif R)

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Waspada Prediabetes, Inilah Faktor Risikonya

Nah, sesuai dengan namanya, prediabetes, penyandangnya belum bisa masuk kategori diabetes, tapi kadar gula darahnya sudah tinggi.

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Viral Video Mobil Berplat TNI di Kampanye Prabowo-Sandi, Begini Penjelasan Mabes TNI

Sebuah video yang memperlihatkan mobil berplat TNI dalam acara kampanye pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga hari ini, Jumat (22/3) viral di media sosial.

Selandia Baru Mengheningkan Cipta Saat Adzan Berkumandang di Seluruh Negeri

Dalam foto yang dikirimkan Deddy, terlihat warga Selandia Baru di Kota Wellington berkumpul di depan masjid menunjukkan dukungan dan simpatinya kepada ummat Islam. Tak sedikit juga terlihat wanita yang mengggunakan hijab.

Peringati Sepekan Teror Christchurch, Selandia Baru Heningkan Cipta dan Siarkan Adzan Secara Nasional

"Sebuah peringatan nasional bagi mereka yang tewas dalam serangan teror Christchurch akan diadakan besok, Jumat 22 Maret," kata Perdana Menteri Jacinda Ardern

Viral: Tunjukkan Solidaritas, Ratusan Mahasiswa Selandia Baru Berkumpul Dengarkan Adzan

Ratusan Mahasiswa tersebut berkumpul untuk mendengarkan suara adzan yang sedang berkumandang dengan penuh hikmad.

Dalami Kasus Dugaan Suap Romahurmuziy, KPK Mulai Periksa 12 Saksi

Dijelaskan Febri, penyidik KPK mendalami proses seleksi yang dilakukan untuk mengisi jabatan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur yang akhirnya diisi oleh tersangka Haris Hasanuddin atau HRS.

Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru Terkendala Pembebasan Lahan di Padangpariaman

Tol yang rencananya membentang sepanjang sekitar 245,8 kilometer dan diharapkan bisa memangkas waktu tempuh antara Padang-Pekanbaru yang saat ini bisa mencapai 9-12 jam, terkendala pembebasan lahan di kilometer 4,2-30.

Viral Video Mobil Berplat TNI di Kampanye Prabowo-Sandi, Begini Penjelasan Mabes TNI

Sebuah video yang memperlihatkan mobil berplat TNI dalam acara kampanye pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga hari ini, Jumat (22/3) viral di media sosial.

Jokowi ke Sibolga Pascabom Bunuh Diri, Iwan Fals: Duh Pak, Ini Bukan Soal Berani….

"Hmmm klo soal berani ai percaya dah, wong situ masuk got aja berani kok (mungkin begitu dlm hatinya Pak Tito )...," tukas Iwan.

Survei Kompas: Jelang Hari Pencoblosan Elektabilitas Jokowi Jatuh, Makin Dipepet Prabowo

Elektabilitas Jokowi turun di bawah 50 persen, sementara Prabowo terus naik elektabilitasnya, sehingga jaraknya makin menipis.

Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat dari Kepengurusan Golkar

"Erwin Aksa diberhentikan dari posisi Ketua Bidang Koperasi dan UKM," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily

TERPOPULER

video

Viral Video Mobil Berplat TNI di Kampanye Prabowo-Sandi, Begini Penjelasan Mabes TNI

Sebuah video yang memperlihatkan mobil berplat TNI dalam acara kampanye pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga hari ini, Jumat (22/3) viral di media sosial.

Selandia Baru Mengheningkan Cipta Saat Adzan Berkumandang di Seluruh Negeri

Dalam foto yang dikirimkan Deddy, terlihat warga Selandia Baru di Kota Wellington berkumpul di depan masjid menunjukkan dukungan dan simpatinya kepada ummat Islam. Tak sedikit juga terlihat wanita yang mengggunakan hijab.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi