KPU Tetapkan Debat Capres Dibagi Enam Segmen

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman menyatakan bahwa lembaganya menyepakati beberapa hal tentang debat kandidat pada 17 Januari 2019 mendatang. Kesepakatan itu, setelah KPU rapat dengan masing-masing tim pemenangan pasangan capres dan cawapres di Jakarta, Senin (7/1).

Rapat KPU dengan masing-masing tim sukses itu tertutup untuk wartawan. Kubu Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin diwakili Aria Bima dan Lukman Eddy. Sementara itu, kubu Prabowo Subianto-Sandiga Uno diwakili Priyo Budi Santoso.

Salah satu kesepakatannya ialah debat diselenggarakan dalam enam segmen.

“Segmen pertama, penyampaian visi misi dari masing-masing pasangan calon,” ujar Ketua KPU, Arief Budiman, di Jakarta, Senin (7/1).

Baca juga: Inilah Jadwal Lengkap Debat Capres-Cawapres Pilpres 2019

Segmen kedua dan ketiga, menjawab pertanyaan terbuka.

“Pada segmeni ini, pasangan calon menjawab pertanyaan yang telah disusun panelis dan sudah diberikan kepada masing-masing paslon sepekan sebelum debat,” ujarnya.

Segmen keempat dan kelima, masing-masing pasangan calon melemparkan pertanyaan kepada pasangan calon lainnya, dan melakukan debat antarkandidat atas pertanyaan dan jawaban yang diberikan.

“Jadi, pertanyaan yang diajukan oleh masing-masing paslon kepada paslon yang lain itu segmen keempat dan kelima,” ujarnya.

Baca juga: KPU: Daftar Pertanyaan Debat Capres Selesai Disusun Panelis

Segmen keenam, kata Arief, KPU memberikan waktu kepada masing-masing pasangan calon untuk memberi pernyataan penutup (closing statement).

Setelah selesai acara, KPU menyiapkan waktu konferensi pers bersama dari tim kampanye 01 dan tim kampanye 02.

“Jadi, kami ingin membangun kultur baru bahwa pemilu ini bisa dilakukan kompetisinya dengan selalu bersama-sama selalu bergandengan tangan,” pungkasnya.

Dalam rapat itu, KPU juga menekankan tiga isu yang belakangan menjadi polemik yakni soal keputusan KPU memberikan kisi-kisi pertanyaan dari panelis, keputusan KPU tidak memfasilitasi penyampaian visi misi, serta soal berkurangnya jumlah panelis, ketiganya sudah disepakati kedua tim pasangan calon.

Baca juga: BPN Bantah Tudingan TKN Jokowi: Mana Mungkin Prabowo-Sandi Menolak Debat

KPU menekankan mengambil keputusan itu dengan melibatkan dan persetujuan kedua timses.

Debat capres-cawapres pertama diselenggarakan pada Kamis (17/1), di Hotel Bidakara, Jakarta dengan mengangkat tema, hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER