KPU: Pilkada Jatim Dipantau Penyelenggara Pemilu Berbagai Negara

0
50
Ketua KPU, Arief Budiman, di Tebet, Jakarta, Rabu (4/10). (foto:Achmad/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Penyelenggara Pemilihan Umum dari berbagai negara dijadwalkan memantau proses Pilkada Jatim sebagai bentuk perwujudan “Election Program Visit 2018”.

“Mereka akan datang dan memantau langsung proses Pilkada Jatim di Kota Surabaya pada hari H pelaksanaan pencoblosan, 27 Juni 2018,” ujar Ketua KPU RI Arief Budiman ketika dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (30/3).

Menurut dia, dengan hadir dan pemantauan yang dilakukan penyelenggara pemilu dari luar negeri maka penyelenggara Pilkada hingga tingkat tempat pemungutan suara harus benar-benar maksimal.

Alumnus FISIP Universitas Airlangga tersebut berharap Kota Surabaya dan Jawa Timur mampu membuktikan bahwa Pilkada serentak di Tanah Air sangat berkualitas dan menjadi percontohan bagi dunia internasional.

Terkait teknis kegiatan program yang sebelumnya juga sempat dilakukan di sejumlah daerah saat Pilkada serentak 2017, pihaknya belum bisa memastikan detail karena terus dilakukan pembahasan serta persiapan matang.

“Mari tunjukkan bahwa Jatim bisa berbuat lebih baik untuk Indonesia dan internasional,” ucap mantan komosioner KPU Jatim tersebut.

Sementara itu, dari 38 kabupaten/kota Jatim, pada 2018 akan digelar 18 pilkada untuk memilih bupati/wali kota ditambah satu Pilkada unutuk memilih Gubernur Jatim periode 2019-2024.

Ke-18 daerah yang akan melaksanakan pilkada serentak di Jatim yaitu Kabupaten Lumajang, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Jombang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan dan Kabupaten Tulungagung.

Kemudian, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan ditambah lima kota, yakni Kota Probolinggo, Kota Malang, Kota Kediri, Kota Madiun serta Kota Mojokerto.

Sedangkan, Pilkada Jatim untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2019-2024 diikuti dua pasangan calon, yakni Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dengan nomor urut 1, dan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno nomor urut 2.

Pasangan nomor 1 merupakan calon dari koalisi Partai Demokrat, Golkar, PAN, PPP, Hanura dan NasDem, sedangkan pasangan nomor 2 adalah calon dari gabungan PKB, PDI Perjuangan, PKS serta Gerindra. (Ant/SU03)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Diduga Ada ASN Dukung Gus Ipul, Ini Komentar Mantan Sekdaprov Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Munculnya postingan foto Asisten II Sekdaprov Jatim Fattah Yasin bersama beberapa orang termasuk mantan Gubernur Jatim Imam Utomo dan salah satu...

Tabung Elpiji Meledak di Bandung, 14 Orang Luka

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Tabung gas berukuran tiga kilogram meledak di sebuah rumah kontrakan di Gang Marsadi, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung, dan melukai...

Korban Dukun Cabul di Sukabumi Terus Bertambah

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Hasil pemeriksaan anggota Polsek Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat korban dukun cabul AR (43) warga Ciaul, Kota Sukabumi terus bertambah hingga...
Penggelapan dana

Kejaksaan Jatim Dalami 15 Anggota Dewan Terlibat P2SEM

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) mendalami keterlibatan 15 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim periode 2004 - 2009 dalam...
tewas

Seorang Wanita Tewas Diduga Keracunan Minuman

RANTAU, SERUJI.CO.ID - Seorang wanita muda berinisial HS berusia 18 tahun warga Desa Bakau, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, meninggal dunia diduga karena...