KPU: Pilkada Jatim Dipantau Penyelenggara Pemilu Berbagai Negara

0
75
Ketua KPU, Arief Budiman, di Tebet, Jakarta, Rabu (4/10). (foto:Achmad/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Penyelenggara Pemilihan Umum dari berbagai negara dijadwalkan memantau proses Pilkada Jatim sebagai bentuk perwujudan “Election Program Visit 2018”.

“Mereka akan datang dan memantau langsung proses Pilkada Jatim di Kota Surabaya pada hari H pelaksanaan pencoblosan, 27 Juni 2018,” ujar Ketua KPU RI Arief Budiman ketika dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (30/3).

Menurut dia, dengan hadir dan pemantauan yang dilakukan penyelenggara pemilu dari luar negeri maka penyelenggara Pilkada hingga tingkat tempat pemungutan suara harus benar-benar maksimal.

Alumnus FISIP Universitas Airlangga tersebut berharap Kota Surabaya dan Jawa Timur mampu membuktikan bahwa Pilkada serentak di Tanah Air sangat berkualitas dan menjadi percontohan bagi dunia internasional.

Terkait teknis kegiatan program yang sebelumnya juga sempat dilakukan di sejumlah daerah saat Pilkada serentak 2017, pihaknya belum bisa memastikan detail karena terus dilakukan pembahasan serta persiapan matang.

“Mari tunjukkan bahwa Jatim bisa berbuat lebih baik untuk Indonesia dan internasional,” ucap mantan komosioner KPU Jatim tersebut.

Sementara itu, dari 38 kabupaten/kota Jatim, pada 2018 akan digelar 18 pilkada untuk memilih bupati/wali kota ditambah satu Pilkada unutuk memilih Gubernur Jatim periode 2019-2024.

Ke-18 daerah yang akan melaksanakan pilkada serentak di Jatim yaitu Kabupaten Lumajang, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Jombang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan dan Kabupaten Tulungagung.

Kemudian, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan ditambah lima kota, yakni Kota Probolinggo, Kota Malang, Kota Kediri, Kota Madiun serta Kota Mojokerto.

Sedangkan, Pilkada Jatim untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2019-2024 diikuti dua pasangan calon, yakni Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dengan nomor urut 1, dan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno nomor urut 2.

Pasangan nomor 1 merupakan calon dari koalisi Partai Demokrat, Golkar, PAN, PPP, Hanura dan NasDem, sedangkan pasangan nomor 2 adalah calon dari gabungan PKB, PDI Perjuangan, PKS serta Gerindra. (Ant/SU03)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...