Koalisi Masyarakat Tagih Presiden Percepat Ungkap Penyerang Novel

1
135
Kasus Novel
Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri) bersama Novel Baswedan (kanan)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menagih kepada Presiden Joko Widodo untuk segera mempercepat pengusutan kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan.

“Pada intinya kedatangan kami menagih bukan hanya pimpinan KPK, tetapi Presiden karena kami luput melihat respon yang cepat terkait penanganan perkara juga dari Kepolisian,” kata peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Lalola Easter di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (11/10).

Lalola menyatakan bahwa sudah banyak informasi terdapat kejanggalan terkait penyerangan penyidik senior KPK tersebut.

“Publik tidak boleh dibiarkan lupa,” kata Lalola.

Dalam kesempatan sama, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan kekecewaannya terhadap aparatur hukum karena belum bisa menuntaskan kasus Novel itu.

“Padahal jika dilihat model kasus ini sebenarnya mudah saja untuk diungkap, ‘clue’-nya itu sudah banyak berserakan, tetapi sampai saat ini tak tuntas. Insya Allah Novel mulai ‘terang’, tetapi kasusnya tidak terang sama sekali,” kata Dahnil.

Ia pun menyatakan pesimistis kasus penyerangan Novel itu bisa diungkap oleh kepolisian.

“Maka harapan kami gantungkan kepada orang yang paling berkuasa, yaitu Presiden. Kami berulang kali meminta dibentuk TGPF. Jadi, kalau Pak Jokowi ingin tuntaskan utang kampanye beliau tentang agenda pemberantasan korupsi maka harusnya TGPF ini bisa jadi jalan untuk tuntaskan kasus ini,” ujarnya.

Sementara itu, Novel Baswesdan melalui video teleconference dari Singapura menyatakan kekecewaannya bahwa sampai saat ini kasus penyerangan terhadap dirinya belum terungkap.

“Saya juga ingin sampaikan masalah ini sampai sekarang tidak diungkap dan saya juga belum mendapat rencana selanjutnya, yaitu dibentuknya TGPF,” kata Novel.

Ia pun juga menyampaikan kepada semua pihak yang fokus pada pemberantasan korupsi agar tetap semangat dan berani untuk berjuang melawan korupsi.

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polisi Menangkap Pengedar Tramadol 1.000 Butir

MUARA TEWEH, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Sektor Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menangkap seorang tersangka bernama Hartawan (36) diduga sebagai pengedar obat terlarang...
narkoba

Polisi Menangkap Lima Pelajar Pekanbaru Pesta Narkoba

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Sektor Tenayan Rayan, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, menangkap lima pelajar yang terdiri atas empat remaja pria dan seorang remaja perempuan...

Persija Ingin Akhiri Penyisihan AFC Dengan Kemenangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persija Jakarta ingin mengakhiri pertandingan penyisihan Grup H Piala AFC dengan kemenangan di kandang Tampines Rovers Singapura, Selasa (24/4), karena dengan meraih...

Polres Cianjur Amankan Dua Perempuan Konsumsi Obat Terlarang

CIANJUR, SERUJI.CO.ID - Polres Cianjur, Jawa Barat, mengamankan dua orang perempuan dari tempat hiburan karena diduga mengkonsumsi obat terlarang saat menggelar operasi cipta kondisi bersama...
bambang soesatyo

DPR: Akselerasi Jaringan Internet di Indonesia Bagian Tengah dan Timur

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah mengakselerasi jaringan internet di Indonesia bagian Tengah dan Timur, yaitu dengan menyiapkan dan memfungsikan...