Ketika Profesor dan Pakar Pendidikan Berniat Memberi “Sangu” Cagub Jatim

0
92

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Sebuah acara menarik akan digelar di Garden Palace Surabaya, pada Kamis, 26 Oktober 2017, mendatang. Acara tersebut dirancang dalam rangka menyambut pemilihan Gubernur Jawa Timur yang akan berlangsung pada 2018.

Acara dengan format Focus Goup Discussion (FGD) dibidang pendidikan tersebut diberi tajuk ‘Sangu Untuk Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim’.

“Ini gagasan kawan-kawan dunia pendidikan. Tidak datang memberi dukungan tetapi justru memberi ‘sangu’ kepada Cagub dan Cawagub,” kata Yusron Aminulloh, Direktur MEP Institute, penyelenggaran FGD tersebut, lewat rilis yang diterima SERUJI, Selasa (24/10).

Prof Yatim Riyanto.

Pakar pendidikan dan motivator asal Surabaya ini mengungkapkan telah mengumpulkan berbagai pakar dibidang pendidikan, baik dari Kampus, Dewan Pendidikan Jatim (DPJ), dan sejumlah pimpinan Organisasi Mitra Dinas Pendidikan.

“Diawal FGD ini kami akan membahas utamanya soal pendidikan anak usia dini, pendidikan non formal dan informal. Nanti akan berlanjut topik lanjutan di FGD-FGD selanjutnya,” ungkapnya.

Sementara itu Prof Yatim Riyanto sebagai salah satu narasumber mengaku senang ikut mengisi acara tersebut.

“Calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur harus paham problema pendidikan di Jawa Timur. Kalau sudah paham baru mencari solusi atas masalah yang ada,” ujarnya.

Guru besar UNESA ini mengaku banyak calon yang tidak paham masalah pendidikan di Jawa Timur.

“Maka kehadiran tokoh-tokoh pendidikan sangat penting artinya bagi pesta demokrasi di Jawa Timur ini,” pungkas Prof Yatim. (ARif R/Hrn)

Komentar

BACA JUGA

Ratusan Bangunan Warisan Budaya, Belum Dapat Rekomendasi Cagar Budaya

 KULON PROGO, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 300 bangunan warisan budaya yang tersebar di 12 kecamatan, di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum mendapat rekomendasi...

Gunakan Ijaazah Palsu, KPU Tak Loloskan Kandidat Petahana

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kandidat petahana dalam Pilkada Mimika yakni Eltinus Omaleng yang berpasangan dengan Johanes Rettob, dinyatakan tidak memenuhi syarat menjadi peserta pilkada serentak...

Dua Pemukiman Terbakar Akibat Karhutla, Polisi Tindak Tegas Pelaku

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono mengatakan telah memerintahkan seluruh jajaran untuk menangkap pelaku pembakaran lahan dan menindak...

Bawaslu: Kabupaten Badung Rawan Pelanggaran Pilkada Bali

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali menyatakan Kabupaten Badung menjadi daerah yang paling rawan terjadi pelanggaran Pilkada Bali 2018, dibandingan dengan delapan...

Cegah Kenakalan Remaja, Pemkot Berlakukan Jam Malam Pelajar

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) akan memberlakukan jam malam kepada pelajar di daerah ini, untuk mencegah mereka melakukan tindakan...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...